Liputan

Berlian Primary School Hadirkan Suasana Jepang di International Day

135
×

Berlian Primary School Hadirkan Suasana Jepang di International Day

Sebarkan artikel ini
Berlian School
Beberapa siswa berfoto bersama Katsuhama Michiko M.A., Dosen bahasa Jepang Universitas Airlangga Firtha Ayu Rachmasari SHum MHum setelah membuat origami(Mahzumah)

Selawe.com – SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik (Berlian Primary School) menggelar kegiatan rutin International Day dengan menghadirkan guru tamu dari Jepang, Katsuhama Michiko, MA. Pada pelaksanaan tahun ini, Jumat (6/2/2026).

Panitia mendorong seluruh siswa untuk mengenakan pakaian dan atribut khas Jepang sebagai upaya membangun suasana Jepang di lingkungan sekolah,

Ketua panitia International Day, Dyah Nurmalita Sari, S.Si. menyampaikan bahwa penggunaan pakaian khas Jepang menjadi bagian penting dari konsep kegiatan. Menurutnya, pakaian merupakan salah satu unsur budaya yang mudah dikenali dan dapat membantu siswa merasakan langsung nuansa negara yang diperkenalkan.

“Untuk mendukung suasana Jepang, maka siswa kami arahkan untuk menggunakan pakaian khas Jepang. Dengan mengenakan baju tersebut, siswa bisa merasakan pengalaman seolah berada di Jepang dan lebih mudah mengenal budayanya,” ujarnya.

Kebijakan tersebut terlihat dari beragam busana yang dikenakan siswa sejak pagi hari. Siswa tampak mengenakan kimono, yukata, serta berbagai aksesori seperti ikat kepala, kipas lipat, dan hiasan rambut.

Warna-warni kostum yang dikenakan membuat suasana sekolah tampak lebih semarak dibandingkan hari biasa. Antusias siswa dalam menyukseskan acara tersebut terlihat sejak pagi ketika mereka masuk ke gerbang sekolah.

Dyah menambahkan bahwa kegiatan International Day merupakan program rutin sekolah yang setiap tahunnya menghadirkan guru tamu dari negara yang berbeda. Melalui program ini, siswa dikenalkan pada budaya dunia secara langsung dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Selain mengenakan pakaian khas Jepang, siswa juga mengikuti beberapa aktivitas pengenalan budaya, seperti belajar menulis huruf Katakana, membuat origami, dan membuat sensu atau kipas khas Jepang.

“Namun, fokus utama kegiatan tahun ini tetap pada pengalaman siswa dalam mengekspresikan diri melalui pakaian yang mereka kenakan,” katanya.

Kepala Berlian Primary School Farikha SPd menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri siswa serta sikap terbuka terhadap keberagaman budaya.

“Dengan mengenakan pakaian khas negara lain, siswa belajar menghargai perbedaan dan merasa bangga dapat mencoba hal baru,” ungkapnya.

Dia berharap kegiatan International Day dapat menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang memberikan pengalaman berkesan bagi siswa.

“Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memiliki minat yang lebih besar untuk mengenal budaya negara lain serta tumbuh menjadi pribadi yang berwawasan global,” tandasnya. (*)

Penulis Nurul Qomariyah. Editor Ichwan Arif.