Liputan

Wujudkan Organisasi Berkemajuan, IPM Smamio Terapkan E-Voting dalam Musyran

10
×

Wujudkan Organisasi Berkemajuan, IPM Smamio Terapkan E-Voting dalam Musyran

Sebarkan artikel ini
IPM Smamio
Musyawarah Ranting (Musyran) IPM Smamio menggunakan sistem electronic voting (e-voting)

Selawe.com – Semangat pelajar berkemajuan kembali ditunjukkan oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 10  (Smamio) GKB Gresik.

Dalam Musyawarah Ranting (Musyran) IPM Smamio pada Jumat–Sabtu, 9–10 Oktober 2026, pemilihan calon formatur periode 2026-2027 dilaksanakan menggunakan sistem electronic voting (e-voting) dengan mekanisme token bagi peserta yang memiliki hak suara.

Inovasi ini menjadi langkah nyata kader IPM Smamio dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses demokrasi pelajar yang lebih efisien, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Berbeda dengan pemungutan suara konvensional, sistem e-voting yang digunakan memungkinkan peserta memberikan suara melalui perangkat digital dengan menggunakan token sebagai akses pemilihan.

Dalam proses pemilihan formatur, setiap peserta yang memiliki hak suara memilih sembilan nama dari 15 calon formatur periode 2026-2027 yang tersedia.

Menariknya, sistem e-voting tersebut bukan menggunakan aplikasi siap pakai dari pihak luar, melainkan dikembangkan sendiri oleh kader-kader IPM Smamio.

Hal ini menunjukkan bahwa pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi digital untuk menjawab kebutuhan organisasinya.

Ipmawan Habibullah Zidan El Faza, Sekretaris IPM Smamio periode 2025–2026 sekaligus penanggung jawab sistem e-voting, memastikan bahwa penggunaan sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi pemilihan sekaligus mendukung proses yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pemanfaatan teknologi dalam Musyran ini menjadi pengalaman penting bagi kader IPM Smamio. Selain menjalankan proses regenerasi kepemimpinan, para pelajar juga belajar mengintegrasikan kemampuan teknologi, tanggung jawab, dan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan berorganisasi.

Menuju Pemilihan Ketua Umum

Setelah proses pemilihan formatur periode 2026-2027 selesai, para formatur terpilih melaksanakan rapat formatur untuk menentukan dua kandidat yang akan bersaing dalam pemilihan Ketua Umum IPM Smamio periode 2026-2027.

Hasilnya, ditetapkan dua kandidat, yaitu Ipmawati Hasna Nadhifa Salma, siswa kelas XI-2, dan Ipmawan Dicky Arya Senna, siswa kelas XI-1.

Tahapan berikutnya adalah pemilihan Ketua Umum IPM Smamio periode 2026-2027 yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Berbeda dengan pemilihan formatur yang melibatkan peserta Musyran sebagai pemilik hak suara, pemilihan Ketua Umum mendatang direncanakan melibatkan seluruh warga sekolah yang memiliki hak suara.

Sistem e-voting dengan metode yang sama juga direncanakan kembali digunakan dalam pemilihan tersebut. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat menjangkau pemilih secara lebih luas sekaligus mendukung pelaksanaan pemilihan yang tertib dan efisien.

Pelajar Berkemajuan

Penggunaan e-voting dalam Musyran IPM Smamio menjadi gambaran bahwa semangat pelajar berkemajuan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.

Kader IPM tidak hanya belajar tentang kepemimpinan dan demokrasi, tetapi juga berinisiatif menghadirkan inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman.

Kehadiran sistem yang dikembangkan secara mandiri ini sekaligus membuka ruang bagi pelajar untuk mengasah kemampuan teknologi, kolaborasi, pemecahan masalah, dan tanggung jawab dalam organisasi.

Melalui inovasi tersebut, Smamio terus mendorong lahirnya pelajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berani berinovasi, serta mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan dengan kemajuan zaman.

E-voting bukan sekadar perubahan cara memilih, melainkan wujud ikhtiar pelajar berkemajuan dalam membangun budaya organisasi yang adaptif, inovatif, dan bertanggung jawab. (*)

Penulis Fitri Dewi Sundari. Editor Ichwan Arif.