Liputan

Konser Bulan Bahasa Spemdalas, Hadirkan Kuliner Variatif dan Penuh Kehangatan

14
×

Konser Bulan Bahasa Spemdalas, Hadirkan Kuliner Variatif dan Penuh Kehangatan

Sebarkan artikel ini
Bazar Ikwam
Bazar Ikwam (Ikatan Wali Murid) dalam acara Konser Bahasa 2026

Selawe.com – Perhelatan Konser Bulan Bahasa di SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Rabu (28/10/2026) berlangsung meriah.

Tak hanya menyuguhkan kreativitas seni dan bahasa di Lapangan Spemdalas, Andalusia Hall juga dipadati oleh antusiasme warga sekolah yang menyerbu Bazar Ikwam (Ikatan Wali Murid) dan PKL.

​Tahun ini, bazar yang menempati Andalusia Hall dikemas sangat variatif dengan tetap memperhatikan aspek gizi anak serta menghadirkan suasana kuliner yang sehat dan tertib.

​Ditemui di lokasi acara, PIC Bazar, Dina Hanif Mufidah, M.Pd., membagikan cerita di balik layar mengenai persiapan dan pemilihan menu yang dijajakan hari ini. Menurutnya, ada dua jalur vendor yang digandeng oleh panitia untuk mengisi stand-stand bazar tersebut, yakni dari internal dan eksternal.

​”Vendor ada dua. Internal dari pengurus Ikatan Wali Murid (Ikwam). Melalui humas sekolah, kami  menggandeng orang tua siswa yang memiliki usaha kuliner. Untuk yang eksternal, kami mengajak pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal di area luar dekat sekolah,” jelas Dina.

​Kolaborasi ini punya tujuan yang mulia, yakni menjalin hubungan baik serta saling mendukung antara pihak sekolah, wali murid, dan masyarakat sekitar.

​Adapun berbagai pilihan kuliner lezat tersaji lengkap di area Andalusia Hall. Mulai dari makanan berat hingga camilan modern, seperti Nasi Ayam Crispy, Spagheti, Mac and Cheese, Kebab, Sate Taichan Lontong, Dimsum, Gyoza, Wonton Chili, Mix Platter,  Mie Nyemek, Papeda, Takoyaki, Pentol Bakar, hingga camilan manis seperti Es Krim Potong, Es Coklat, dan  Soft Cookies.

Bazar
Bazar Ikwam (Ikatan Wali Murid) dalam acara Konser Bahasa 2026

​Uniknya Sistem Pembayaran

​Ada hal menarik dari sistem transaksi di stand bazar Andalusia Hall kali ini. Panitia memberlakukan dua metode pembayaran yang disesuaikan dengan karakteristik penjualnya.

​Untuk Stand Ikwam, pembayaran menggunakan sistem tunai karena dalam satu stand terdapat beragam menu, variasi harga, serta konsep take away.

​Sementara itu, panitia menyiapkan voucher khusus senilai Rp5.000 yang diperuntukkan bagi para pedagang kaki lima (PKL) di Stand Umum.

​”Voucher khusus disiapkan karena PKL umumnya menjual satu jenis menu dengan satu harga yang sama. Mereka juga ‘kan melakukan live cooking dan melayani pembeli sendiri, seperti bakso bakar, dan papeda. Adanya voucher ini sangat membantu penjualan agar lebih efektif dan efisien,” tambah Dina.

​Melihat lautan siswa yang antusias berbelanja di sela-sela acara di Andalusia Hall, perasaan lelah seluruh panitia langsung terbayar lunas.

​”Kami sangat lega dan gembira melihat animo anak-anak belanja di stand bazar kuliner ini. Kebutuhan anak-anak terpenuhi, dan para penjual pun puas karena dagangannya laris manis,” pungkasnya dengan senyum bahagia. (*)

Penulis Granita Nilam. Editor Ichwan Arif.