Liputan

Halalbihalal MGKB School: Merawat dan Menyemai Fitrah Diri

14
×

Halalbihalal MGKB School: Merawat dan Menyemai Fitrah Diri

Sebarkan artikel ini
Majelis Dikdasmen PCM GKB
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM GKB, Fiqih Risallah, Ph.D., saat menyampaikan sambutan dalam acara Halalbihalal MGKB School, Sabtu (28/3/2026).

Selawe.com – Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan pasca-Hari Raya Idulfitri 1447 H, keluarga besar Sekolah Muhammadiyah GKB Gresik (MGKB School) menggelar kegiatan Halalbihalal dengan tema Merawat dan Menyemai Fitrah Diri di Masjid Al Mizan Smamio, Sabtu (28/3/2026).

Acara diawali dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama yang dipandu oleh Ustadz Ahmad Labiqul Qowim Al Fais. Dalam sesi tersebut, para peserta bersama-sama membaca ayat suci Al-Qur’an mulai dari Surat Al-Mulk hingga Surat Al-Ma’arij, menciptakan suasana khidmat dan penuh keberkahan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah GKB Gresik, Pimpinan Cabang Aisyiyah GKB Gresik, Majelis Dikdasmen dan PNF PCM GKB Gresik, Pimpinan Majelis/Lembaga selingkung PCM GKB Gresik, Kepala Sekolah SDM 1 GKB, SDM 2 GKB, SMPM 12 GKB, SMAM 10 GKB, guru dan Karyawan MGKB School, Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Pimpinan Ranting Aisyiyah Suci, dan Ketua RT 10 dan Ketua RW 21 PPS.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM GKB, Fiqih Risallah, Ph.D., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena atas limpahan rahmat, nikmat, dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul dalam kesempatan yang baik ini. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Beliau menegaskan bahwa Halalbihalal merupakan momentum penting untuk memperbaiki diri dan memperkuat keimanan.

“Momentum kebersamaan ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi kita semua. Selain mempererat silaturahmi, juga menjadi waktu untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan kita kepada Allah,” katanya.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa manusia diciptakan dalam keadaan fitrah, namun sering kali lalai dalam perjalanan hidup.

“Melalui bulan Ramadan yang telah kita lalui, Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk kembali melatih diri—mengendalikan lisan, menjaga hati, serta memperbaiki amal ibadah. Semoga nilai-nilai tersebut terus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan capaian membanggakan, di mana tiga sekolah Muhammadiyah GKB terpilih sebagai sekolah model. Hal ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh elemen sekolah untuk terus meningkatkan kualitas.

“Semoga seluruh elemen sekolah dapat semakin merekatkan kebersamaan, merawat fitrah diri sebagai hamba Allah, dan meningkatkan kualitas sehingga sekolah kita semakin unggul serta menjadi rujukan (benchmarking) bagi sekolah lain,” tambahnya.

Fitrah Diri

Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Ulyatun Nikmah, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan.

“Melalui kegiatan Halalbihalal ini, kami berharap seluruh guru dan karyawan dapat kembali pada fitrah diri sebagai pendidik yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman dalam setiap aktivitas,” ucapnya.

Beliau juga berharap agar semangat Ramadan tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berharap semangat ibadah, keikhlasan, dan kebersamaan yang telah dibangun selama Ramadan dapat terus dirawat dan diwujudkan dalam peningkatan kinerja serta pelayanan pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan Halalbihalal ini ditutup dengan doa bersama dan saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan, mempererat ukhuwah, serta memperkuat komitmen bersama dalam merawat dan menyemai fitrah diri. (*)

Penulis Fitri Dewi Sundari. Editor Ichwan Arif.