
Selawe.com – Suasana haru dan bangga menyelimuti SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik. Berdasarkan pengumuman resmi dari laman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada Selasa (31/3/2006) pukul 15.00 WIB, sebanyak 24 siswa Smamio dinyatakan lolos masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian mereka.
Pencapaian tahun ini menjadi catatan sejarah baru bagi sekolah. Dari total 66 siswa yang masuk dalam kuota eligible, sebanyak 24 siswa berhasil menembus ketatnya persaingan jalur prestasi. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 100% dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya.
Wujud Kolaborasi dan Komitmen Akademik
Kepala Smamio, Ulyatun Nikmah, M.Pd., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan anak didiknya. Menurut beliau, prestasi ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari budaya akademik yang positif di lingkungan sekolah.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan rasa syukur atas pencapaian luar biasa siswa-siswi Smamio yang berhasil lolos melalui jalur SNBP tahun ini. Ini adalah hasil dari kerja tim yang telah melewati proses secara bertahap serta doa yang tidak pernah terputus dari para siswa, guru, dan orang tua,” ungkap Ulyatun Nikmah.
Beliau juga menekankan bahwa keberhasilan ini sangat penting bagi reputasi sekolah dan menjadi bukti kualitas pendidikan di Smamio yang mampu melahirkan generasi unggul dan siap bersaing di perguruan tinggi terbaik.
Pesan untuk Para Pejuang Masa Depan
Kepada para siswa yang telah lolos, Ulyatun menitipkan pesan agar mereka tetap menjaga integritas dan membawa nama baik almamater di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Saya berharap para siswa dapat terus menjaga semangat belajar dan akhlak yang baik. Tunjukkan bahwa lulusan Smamio mampu beradaptasi, berprestasi, dan memberi kontribusi positif di lingkungan baru. Jadilah pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang dalam sikap,” tambahnya.
Di tengah euforia keberhasilan, pihak sekolah juga memberikan dukungan moral yang kuat bagi siswa yang belum berhasil di jalur SNBP. Ulyatun mengingatkan bahwa masih banyak pintu menuju kesuksesan, seperti jalur SNBT (tes) maupun jalur mandiri.
“Untuk ananda yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Kegagalan hari ini bukan akhir, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan yang lebih tepat. Tetaplah semangat mempersiapkan diri. Kami yakin, dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh dan doa, hasil terbaik akan Allah berikan pada waktu yang paling tepat,” pungkasnya dengan penuh optimisme.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar Smamio untuk terus meningkatkan standar prestasi dan menjaga kolaborasi solid antara siswa, guru, dan orang tua. (*)
Penulis Yanita Intan Sariani. Editor Ichwan Arif.












