
Selawe.com – SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Siaga Bencana Gempa Bumi di Masjid Taqwa Spemdalas, Kamis (22/1/2026).
Kepala Spemdalas Yugo Triawanto, M.Si. dalam sambutannya memotivasi siswa agar selalu siap dan tidak panik saat menghadapi bencana.
Beliau juga menyinggung beberapa bencana yang terjadi di Sumatera, terutama banjir, sebagai pengingat bahwa bencana dapat terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
“Maka kita semua patut bersyukur karena tempat kita tidak terjadi bencana seperti di daerah Aceh maupun Sumatra,” katanya.
Gempa Bumi
Materi pertama disampaikan oleh Koordinator Mitigasi Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Rifki Fabianto menjelaskan tentang jenis-jenis bencana, penyebab terjadinya bencana, serta jenis gempa bumi.
Rifki juga menambahkan bahwa banjir yang terjadi di Sumatera termasuk bencana alam yang perlu diantisipasi bersama.
“Bencana itu beragam, mulai dari gempa, banjir, hingga longsor. Yang terpenting adalah bagaimana kita memahami risikonya dan tahu apa yang harus dilakukan,” jelasnya.
Hal yang sama ketika pemateri kedua Anggota Tanggap Darurat MDMC PDM Gresik Alan Wirakarya. Dalam pemaparannya, Alan menjelaskan tahapan evakuasi serta tindakan yang harus dilakukan saat gempa terjadi.
“Saat gempa, tetap tenang, lindungi kepala, dan segera menuju titik kumpul setelah guncangan berhenti,” tegasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pemateri memberikan empat pertanyaan terkait pengertian gempa, tahapan evakuasi, isi tas darurat, dan jenis bencana.
Bagas Hari Prabowo dari kelas VII Brave dengan percaya diri menjawab pertanyaan tentang isi tas darurat, seperti peralatan mandi, dokumen penting, senter, handphone, dan perlengkapan lainnya. (*)
Penulis Dheni Iga Pratiwi. Editor Ichwan Arif.












