Ruang Opini

Leadership: Antara Siap dan Amanah

218
×

Leadership: Antara Siap dan Amanah

Sebarkan artikel ini
Leadership
Leadership: Antara Siap dan Amanah

Pemimpin yang efektif memiliki kesadaran diri yang tinggi tentang kekuatan, kelemahan, nilai-nilai, dan emosi mereka.

Oleh Yuliani Rizkiyah, Waka Humas SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik

Selawe.com – Pemimpin menjadi sebuah kata yang paling sering kita dengar sedari kita kecil. Pempimpin rumah tangga, pemimpin keluarga, pemimpin kelompok, pemimpin organisasi, pemimpin dalam lingkungan kerja, dan yang paling tidak pernah kita sadari bahwa kita sebenarnya adalah pemimpin bagi diri kita sendiri.

Penting untuk kita pahami terkadang kita mampu untuk menjadi pimpinan oleh sekelompok orang hingga mampu membawa mencapai target yang diimpikan bersama.

Tapi, kita lupa di balik itu semua seorang pemimpin harus memiliki psikologis yang stabil untuk bisa menjadi pemimpin ideal yang bisa mengayomi bersama. Memiliki kecerdasan emosional yang bagus sehingga mampu untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri sendiri dan orang lain

Pemimpin yang efektif memiliki kesadaran diri yang tinggi tentang kekuatan, kelemahan, nilai-nilai, dan emosi mereka. Dengan mengenali nilai-nilai kepemimpinan maka akan cakap pemahaman tentang bagaimana seorang pemimpin membangun hubungan, membuat keputusan, dan memotivasi tim.

Dengan ilmu yang cukup, maka segala permasalahan dalam organisasi mampu diatasi dengan baik seiring dengan kualitas diri yang semakin bertumbuh dan belajar.

Meminimalkan konflik yang terjadi bahkan mampu meredam isue yang beredar. Permasalahan besar dikecilkan, permasalahan kecil ditiadakan.

Organisasi sehat kualitas hidup semakin meningkat. Menjadi pemimpin bukan sekadar menjalankan amanah tapi juga siap, baik secara keilmuan, mental, dan komunikasi.

Siap keilmuan dibawah pemimpin yang cakap keilmuan mampu mengorganisir dan manajemen dengan baik. Siap mental sehingga mampu mengontrol diri dari lingkungan toxic mampu berpikir sehat dan tidak berat sebelah.

Siap komunikasi menjadi influence yang bukan sekadar omong kosong tapi juga bertanggung jawab atas apa yang diucapkan. Dan setelah itu amanah merupakan kunci dari seorang pemimpin. Amanah membuat kita berpegang teguh pada prinsip diri dan organisasi untuk membuat semuanya berjalan sesuai keinginan bersama. (*)

Editor Ichwan Arif