
Selawe.com – Dua Siswa SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Festival Faqih Usman Ke-9 kategori lomba Duta Sekolah, Sabtu (1/9/2025)
Prestasi gemilang telah diraih dua siswa SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik dalam ajang Festival Faqih Usman ke-9 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Gresik.
Dalam kompetisi tahunan ini, dua siswa Smamio, Nur Alisa dan M. Faiq Asroril Ulum Arba berhasil meraih juara dalam kategori lomba Duta Sekolah setelah bersaing dengan delegasi dari sekolah Muhammadiyah se-kabupaten Gresik.
Nur Alisa berhasil meraih Juara 2, sedangkan M. Faiq Asroril Ulum Arba berhasil meraih Juara 3. Kegiatan final festival tersebut berlangsung pada 1 November 2025, dan diikuti oleh 6 peserta yang lolos seleksi penyisihan.
Rasa Gugup
Di balik kemenangannya, Alisa ternyata sempat mengalami kesulitan dalam berbicara di depan kamera saat rekaman video untuk tahap seleksi.
Namun dengan bimbingan dari guru pembina, Alisa dapat melakukannya dengan baik dan video tersebut dapat mengantarkannya ke babak final.
“Tantangannya buat menghadapi kamera, karena ternyata ngomong di depan kamera itu susah. Untuk persiapan overall sudah cukup baik karena ada guru pembimbing kita yang selalu sigap memberikan arahan”, ujar Alisa.
Alisa merasa sangat bersyukur karena usahanya membuahkan hasil yang baik. “Bersyukur banget karena semua yang sudah kita usahakan akhirnya diberi balasan kemenangan,” ungkapnya.
Alisa berharap pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi pengembangan diri di masa depan. “Semoga setelah pengalaman ini aku bisa mengambil segala hal baik maupun buruk di dalamnya untuk dijadikan pelajaran, bukan hanya tentang perlombaan tapi juga tentang moral values. Dan semoga ke depannya bisa lebih berani mengambil banyak risiko biar bisa terus berkembang dan memberi yang terbaik,” katanya penuh semangat.
Awal Perjalanan
Sementara itu, Faiq mengaku tantangan terbesarnya adalah membagi waktu antara sekolah dan berbagai kegiatan yang diikutinya.
“Tantangannya adalah membagi waktu antara jam pembelajaran, organisasi, murojaah, dan keikutsertaan saya dalam beberapa lomba, mulai dari duta sekolah, tahfidz, film pendek, hingga riset. Syukur alhamdulillah, Allah memberi kemudahan untuk menjalani semuanya,” ujarnya.
Faiq menegaskan bahwa prestasi ini bukan akhir, melainkan langkah awal untuk terus berkembang. “Saya akan mengevaluasi lomba kali ini dan menjadikannya batu loncatan. Ini bukan akhir dari perjalanan saya, tetapi awal untuk terus berproses dan berprestasi,” ungkapnya.
Prestasi Alisa dan Faiq ini sekaligus menyumbangkan poin penting bagi SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik hingga berhasil meraih predikat Juara Umum pada Festival Faqih Usman ke-9. (*)
Penulis Alif Alfiyah. Editor Ichwan Arif.












