
Afif Hidayatullah, S.E., S.Pd., M.Ak, menyampaikan materi dengan media di depan Wali kelas untuk memudahkan pemahaman konsep mendidik
Selawe.co – Pelatihan wali kelas yang diselenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik berlangsung di Ruang Coding and AI Center (CAC1), Jumat (17/4/26).
Kegiatan ini mengusung tema Kelas sebagai Rumah Kedua Anak untuk Menggali Potensi dan menghadirkan pemateri inspiratif, Afif Hidayatullah, S.E., S.Pd., M.Ak, trainer dan motivator pendidikan.
Dalam sambutan, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Ichwan Arif, S.S., M.Hum. menekankan pentingnya peran wali kelas sebagai sosok yang tidak hanya mendampingi secara akademik.
“Tetapi juga memahami kondisi emosional serta perkembangan karakter siswa,” katanya.
Rumah Kedua
Dalam materinya, Afif Hidayatullah menyampaikan materi yang relevan dengan keseharian wali kelas. Ia menegaskan bahwa kelas harus menjadi “rumah kedua” bagi siswa, tempat yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuhnya potensi.
Di sela penyampaian materi, kegiatan diselingi icebreaking yang membuat para wali kelas tetap fokus dan bersemangat.
Sebanyak 27 wali kelas mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Pada sesi curhat dan diskusi, banyak peserta merasa mendapatkan ruang untuk berbagi pengalaman, bahkan tak jarang terbawa suasana saat mengingat momen bersama siswa. Hal ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan sangat dekat dengan realitas yang mereka hadapi setiap hari.
Dalam materinya, Afif juga menjelaskan bahwa setiap anak memiliki karakter yang berbeda. “Ketika anak bermasalah itu dimarahi di depan banyak orang, kadang-kadang anak itu malah sakit hati,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa tujuan utama dari setiap upaya pendidikan adalah meraih kesuksesan bersama. “Sukses sendiri itu biasa, sukses bersama itu luar biasa,” tambahnya.
Sebelum penutupan, perwakilan wali kelas dari IX Egypt, Endang Suprapti, S.Pd, menyampaikan pesan dan kesan.
“Teman-teman wali kelas hebat, sebagai wali kelas mari kita laksanakan tugas kita sebaik mungkin. Kita perhatikan anak didik kita sampai hal-hal kecil. Kita perhatikan anak-anak didik kita semata kita niatkan karena beribadah pada Allah, insya Allah akan memudahkan urusan kita dan keluarga kita. Semua akan kembali pada diri kita,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi refleksi oleh para peserta, dilanjutkan penguatan kembali oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan.
“Melalui pelatihan ini, semoga peran wali kelas semakin kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang humanis dan bermakna, karena sejatinya wali kelas adalah orang tua kedua bagi siswa di sekolah,” harapnya. (*)
Penulis Dheni Iga Pratiwi. Editor Ichwan Arif.












