
Selawe.com – Prestasi membanggakan ditorehkan siswa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik. Siswa kelas VIII Germanium Malaika Aisha berhasil meraih Juara 1 Moklet English Olympiad (MEO) 2026 yang diselenggarakan SMK Telkom Malang.
Koordinator Bina Prestasi Akademik Spemdalas, Ayu Pradiska, M.Pd. menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Malaika merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan semangat belajar yang tinggi.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa dengan persiapan yang sungguh-sungguh dan kemauan untuk terus belajar, siswa Spemdalas mampu bersaing dan menjadi yang terbaik. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi akademiknya,” ujarnya.
Dia menuturkan, prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen Spemdalas dalam mencetak generasi berkemajuan yang unggul, berprestasi, dan berkarakter, serta siap bersaing di berbagai ajang akademik tingkat regional maupun nasional.

Prestasi Gemilang
Ayu Pradiska menjelaskan kompetisi bergengsi tingkat SMP tersebut diawali dengan babak penyisihan yang dilaksanakan secara daring pada 14 Mei 2026. Dalam tahap ini, peserta diperbolehkan mengikuti lomba secara individu maupun berkelompok.
“Dari total 37 tim dan peserta yang mengikuti seleksi, panitia memilih 15 peserta terbaik untuk melaju ke babak berikutnya. Pada tahap penyisihan tersebut, Malaika tampil gemilang dengan menempati peringkat kedua dan berhak melaju ke babak semifinal,” jelasnya.
Babak semifinal dan final dilaksanakan pada 23 Mei 2026 di kampus SMK Telkom Malang. Menjelang perlombaan, Malaika mengaku harus membagi waktu karena pada saat yang sama ia juga sedang mempersiapkan kompetisi lain.
Meski waktu belajar relatif singkat, ia tetap berusaha memaksimalkan persiapan dengan mempelajari materi dari berbagai sumber, mulai dari buku-buku latihan yang disediakan orang tuanya hingga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan sebagai sarana belajar.
“Saya belajar menggunakan buku materi dan buku kumpulan soal yang dibelikan papa. Selain itu, saya juga belajar melalui AI untuk memperdalam pemahaman materi. Dalam waktu sekitar tiga hari, saya menyisihkan waktu khusus untuk belajar,” ungkap Malaika.
Pada hari pelaksanaan, Malaika bersama keluarganya berangkat sejak waktu subuh menuju Malang. Setelah melalui babak semifinal yang ketat, ia berhasil masuk tiga besar dan melaju ke babak final.
Pada tahap akhir, Malaika harus bersaing dengan satu tim dari SMP di Kota Malang dan seorang peserta dari MTs di Malang. Babak final berlangsung dalam format cerdas cermat lisan yang dinilai langsung oleh dewan juri.
Berkat ketenangan, penguasaan materi, dan kemampuan berbahasa Inggris yang baik, Malaika berhasil meraih nilai tertinggi dan dinobatkan sebagai Juara 1 Moklet English Olympiad 2026. Malaika mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut.
“Saya bersyukur Allah mengizinkan saya mendapatkan juara 1. Saya senang dan bangga atas pencapaian ini. Semoga saya telah membuat orang tua dan guru-guru bangga. Saya juga berharap tahun depan dapat mengikuti lomba ini lagi,” tuturnya. (*)
Penulis Ria Rizaniyah. Editor Ichwan Arif.












