Liputan

Dua Murid Spemdalas Berjaya di Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2026

18
×

Dua Murid Spemdalas Berjaya di Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2026

Sebarkan artikel ini
Siswa Spemdalas
Dua murid Spemdalas Alifia Mumtaza Nur Machmudah yang berhasil meraih Silver Medal dan Ilham Pratama Widhianyah yang meraih Bronze Medal

Selawe.com – Prestasi membanggakan diraih siswa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik. Dua siswa kelas VIII Carbon berhasil meraih medali dalam ajang 16th Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2026 tingkat nasional, Sabtu (12/9/2026).

Dua murid tersebut adalah Alifia Mumtaza Nur Machmudah yang berhasil meraih Silver Medal, dan Ilham Pratama Widhianyah yang meraih Bronze Medal.

16th Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2026 merupakan ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Tapak Suci yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Universitas Airlangga (UNAIR) bekerja sama dengan Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah Surabaya. Kejuaraan nasional tersebut dilaksanakan selama tiga hari,11–13 September 2026 di GOR Universitas Airlangga, Kampus C, Surabaya, Jawa Timur.

Kejuaraan ini diikuti peserta dari berbagai jenjang, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga umum. Ajang tersebut menjadi wadah bagi para pesilat dari berbagai daerah untuk menguji kemampuan bertanding, membentuk mental tangguh, serta mempererat silaturahmi antarwarga Tapak Suci.

Mengusung semboyan “Menggapai kemenangan berbekal akhlak dan iman, memperkuat persaudaraan dengan kebersamaan, serta mengharumkan Tapak Suci melalui prestasi”, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun karakter dan mental bertanding.

Alifia mengaku senang dan bersyukur atas medali perak yang berhasil diraihnya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk meningkatkan kemampuan.

“Alhamdulillah, saya merasa sangat senang dan bersyukur karena bisa mendapatkan Silver Medal. Hasil ini menjadi pengalaman yang berharga dan memotivasi saya untuk berlatih lebih giat lagi,” ujar Alifia.

Lebih lanjut Alicia menceritakan, selama masa persiapan, dirinya mengikuti latihan dari Senin hingga Jumat bersama pelatih OST Tapak Suci Spemdalas, Nimba. Ia juga menjalani pertandingan selama satu hari pada hari kedua kejuaraan.

Perjuangan dan Latihan Keras

Sementara itu, Ilham mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil meraih medali perunggu. Ia menyadari bahwa mendapatkan medali membutuhkan perjuangan dan latihan yang keras.

“Saya bersyukur bisa mendapatkan Bronze Medal karena untuk mendapatkan medali itu tidak gampang karena butuh perjuangan dan latihan yang keras,” ungkapnya.

Dalam kategori tanding, Alifia dan Ilham berhasil meraih satu kemenangan setelah mengalahkan lawannya. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses keduanya dalam mengikuti kompetisi pencak silat tingkat nasional.

Persiapan Intensif

Koordinator Bidang Bina Prestasi Pengembangan Diri Spemdalas, Rusdiyah Arifaini, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan prestasi yang berhasil diraih Alifia dan Ilham. Ia menjelaskan bahwa kedua siswa telah menjalani persiapan secara intensif selama satu bulan untuk menghadapi kejuaraan tersebut.

“Sekolah sangat bangga atas prestasi yang diberikan kepada ananda,” ujar Rusdiyah.

Menurutnya, capaian tersebut diharapkan tidak berhenti pada kejuaraan kali ini. Alifia dan Ilham diharapkan terus mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang Tapak Suci.

“Semoga ke depannya ananda Alifia dan Ilham bisa terus mengukir prestasi di bidang pengembangan diri, khususnya TS, dan semoga bisa menginspirasi teman-temannya untuk termotivasi dalam meraih prestasi lainnya,” tambahnya. (*)

Penulis Risma Oktavia. Editor Ichwan Arif.