Liputan

Hidupkan Spirit Isra Mikraj, Smamio Asah Kreativitas Siswa lewat Story Telling

25
×

Hidupkan Spirit Isra Mikraj, Smamio Asah Kreativitas Siswa lewat Story Telling

Sebarkan artikel ini
Isra Mikraj
SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik gelar lomba storytelling dalam rangka memperingati Isra Mikraj 1447 H sebagai sarana penguatan iman, karakter, dan kreativitas siswa, Kamis (15/1/2026).

Selawe.com – SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik gelar lomba storytelling dalam rangka memperingati Isra Mikraj 1447 H sebagai sarana penguatan iman, karakter, dan kreativitas siswa, Kamis (15/1/2026).

Lomba story telling diadakan di Masjid Al Mizan Smamio dan diikuti oleh perwakilan siswa keals X dan XI dengan tema Inspirasi Iman, Ibadah, dan Akhlak Generasi Muda. Para peserta menampilkan kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW dengan gaya bahasa komunikatif dan penggunaan alat peraga yang beragam.

Kepala Smamio, Ulyatun Nikmah, M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Isra Mikraj memiliki peran penting dalam penguatan akidah dan pembentukan karakter siswa.

“Tujuan utama peringatan Isra Mikraj di sekolah adalah untuk menguatkan keimanan siswa kepada Allah SWT. Peristiwa ini mengajarkan bahwa kekuasaan Allah tidak terbatas oleh ruang dan waktu serta setiap perintah-Nya mengandung hikmah bagi kehidupan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perintah salat lima waktu yang diterima Rasulullah SAW dalam peristiwa Isra Mikraj juga menjadi sarana menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan pengendalian diri bagi peserta didik.

Ketua Pelaksana kegiatan, Amirah Nur Shafiyah, S.Pd., menjelaskan bahwa lomba story telling diselenggarakan untuk menumbuhkan kecintaan siswa kepada Rasulullah SAW serta menanamkan pemahaman makna dan hikmah Isra Mikraj melalui media kreatif dan inovatif yang relevan dengan generasi muda.

“Alhamdulillah, lomba berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari siswa. Karya yang ditampilkan menunjukkan pemahaman keagamaan yang baik, kreativitas, serta kemampuan menyampaikan pesan dakwah secara menarik dan kekinian,” tuturnya.

Predikat Terbaik Story Telling kelas X diraih oleh Evelyn Aufa Nadhifa (X-3), sementara Terbaik Story telling kelas XI diraih oleh Ishaq Muhammad Iskandar (XI-4). Keduanya tampil memukau dengan penguasaan panggung dan penghayatan cerita yang kuat.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap keimanan siswa semakin kuat, kesadaran menjaga salat meningkat, serta siswa termotivasi memanfaatkan media digital sebagai sarana menyebarkan nilai-nilai Islam yang positif, inspiratif, dan kekinian. (*)

Penulis Alif Alfiyah. Editor Ichwan Arif.