Liputan

Iftar Gathering IPM Spemdalas, Siswa Diajak Jadi Penggerak Kebaikan

10
×

Iftar Gathering IPM Spemdalas, Siswa Diajak Jadi Penggerak Kebaikan

Sebarkan artikel ini
Leadership IPM Spemdalas
Waka Ismuba Smamio, Hudzaifaturrohman, S.Th.I saat menyampaikan materi, Rabu (11/3/25)

Selawe.com –  Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik menggelar kegiatan Iftar Gathering and Leadership Training di Coding & AI Center 1 (CAC 1), Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan para kader IPM di bulan Ramadan.

Dalam sambutannya, Kepala Spemdalas Yugo Triawanto, M.Si. menyampaikan bahwa IPM merupakan ruang belajar bagi para pelajar untuk mengasah kepemimpinan, membangun karakter, serta menumbuhkan kepedulian sosial.

“IPM adalah tempat kalian belajar menjadi pemimpin. Dari sinilah kalian dilatih untuk membawa manfaat, tidak hanya bagi sekolah tetapi juga bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, organisasi pelajar tidak hanya menjadi tempat beraktivitas, tetapi juga sarana untuk menyiapkan generasi yang mampu membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif yang diikuti peserta dengan penuh antusias. Para peserta tampak bersemangat menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan panitia, sehingga suasana kegiatan menjadi lebih hidup dan akrab.

Membangun Ukhuwah

Dalam materi leadership, Wakil Kepala Ismuba SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik Hudzaifaturrohman, S.Th.I, menyampaikan materi bertema Peran Pelajar dalam Menebar Kebaikan.

Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya membangun ukhuwah atau pertemanan yang dilandasi kejujuran. Ia menjelaskan bahwa dalam bahasa Arab, kata teman berkaitan dengan kata sodaqo yang berarti jujur.

“Teman sejati adalah man sodaqoka, yaitu orang yang selalu jujur dan berkata benar kepada kita. Bukan orang yang selalu membenarkan kita,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, ia juga menjelaskan makna kader dalam organisasi. Kata kader berasal dari bahasa Perancis cadre yang berarti penggerak. Ia mengibaratkan kader sebagai lokomotif pada kereta yang menjadi penggerak utama perjalanan organisasi.

“IPM harus menjadi lokomotif kebaikan di sekolah. Kader IPM adalah penggerak yang mengajak teman-temannya kepada hal-hal yang baik,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa peran tersebut memiliki landasan normatif dalam Al-Qur’an, yakni pada QS Ali Imran ayat 104 yang menyerukan agar ada sekelompok orang yang mengajak kepada kebaikan, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar.

“Inilah dasar bagi kader IPM untuk menjalankan dakwah dan tabligh di kalangan pelajar, dengan cara yang bijak dan penuh hikmah,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan awarding atau pemberian penghargaan kepada para pemenang kuis interaktif yang disambut meriah oleh para peserta.

Melalui kegiatan ini diharapkan para kader IPM Spemdalas semakin memperkuat ukhuwah, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta menjadi pelajar yang aktif menebarkan kebaikan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (*)

Penulis Desy Suryani. Editor Ichwan Arif