Liputan

Inilah Pemenang Lomba Tilawah Spemdalas Smartlish Olympiad 2026

12
×

Inilah Pemenang Lomba Tilawah Spemdalas Smartlish Olympiad 2026

Sebarkan artikel ini
Juara Tilawah SSO 2026
Inilah Pemenang Lomba Tilawah Spemdalas Smartlish Olympiad 2026

Selawe.com – Langit mendung menyelimuti kawasan GKB Gresik pada Sabtu sore, 17 Januari 2026. Namun suasana di dalam Andalusia Hall SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik justru terasa hangat dan sarat emosi.

Tepat pukul 14.30 WIB, ratusan peserta Spemdalas Smartlish Olympiad (SSO) 2026 berkumpul menanti momen yang paling dinantikan: pengumuman pemenang lomba, termasuk cabang tilawah Al-Qur’an yang menjadi ruh spiritual ajang ini.

Siswa SD/MI dari berbagai sekolah se-Kabupaten Gresik duduk rapi bersama guru pendamping. Wajah-wajah polos mereka memantulkan beragam perasaan—harap, gugup, cemas, sekaligus bangga.

Setelah seharian mengikuti rangkaian lomba akademik dan nonakademik, cabang tilawah hadir sebagai pengingat bahwa prestasi tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual, tetapi juga dari kedekatan dengan Al-Qur’an.

Suasana hening seketika pecah saat Azalia Mercyana Zahirah (8G) dan Muhammad Fathir Reza Pahlevi (9H) membuka sesi pembacaan pemenang SSO 2026. Khusus lomba tilawah, sebanyak 12 finalis telah melalui proses penjurian ketat di Masjid Taqwa Spemdalas, di hadapan dewan juri Ustadzah Ilmiyah Infahah, S.Pd. dan Ustadzah Halimah, S.Pd. Penilaian dilakukan tidak hanya pada keindahan suara, tetapi juga ketepatan makhraj, tajwid, dan adab membaca Al-Qur’an.

Hasil penjurian tersebut kemudian disahkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh Ketua Pelaksana SSO 2026, Rayna Saqeena Putri Atmaja, serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ustadz Ichwan Arif, S.S., M.Hum, pada 17 Januari 2026.

Proses ini menegaskan bahwa lomba tilawah bukan sekadar seremonial, melainkan kompetisi yang dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab.

Adapun pemenang lomba tilawah SSO 2026 adalah sebagai berikut:

  1. Juara 1: Rayya Rahmah Aqifah Az Zahra (SD IRADA)
  2. Juara 2: Idlan Naffisah Ivanaldan (SD Muhammadiyah Gresik/Mugres)
  3. Juara 3: Saa’adatuz Zirly (SD Muhammadiyah 2 Dukun)
  4. Harapan: Ferdian Aditya Cahya Putra (SD Muhammadiyah Manyar)
  5. Harapan: Adriel Prasetyo Novandra (SD Muhammadiyah Manyar)

Tepuk tangan bergemuruh mengiringi langkah para juara menuju panggung. Senyum lebar menghiasi wajah mereka yang namanya dipanggil—senyum yang lahir dari latihan panjang, keberanian tampil, dan kecintaan pada ayat-ayat suci.

Bagi Rayya Rahmah Aqifah Az Zahra, raihan juara pertama bukan hanya tentang medali dan uang pembinaan. Siswi SD IRADA itu mengaku bahagia sekaligus terharu.

“Selama ini saya berlatih bersama Bu Siti Romlah,” tuturnya.

Dia mempersiapkan diri selama satu pekan penuh dengan latihan rutin dan pendampingan. Rayya pun menyampaikan pesan sederhana namun mendalam. “Selalu membaca Al-Qur’an, karena Al-Qur’an adalah pendamping hidup,” katanya.

Pengumuman pemenang tilawah sore itu bukan sekadar penutup lomba, melainkan penegasan arah pendidikan. Dari Andalusia Hall, tumbuh harapan bahwa pelajar Gresik akan terus menyibukkan diri dengan membaca Al-Qur’an secara tilawah—bukan karena lomba, tetapi karena kesadaran dan cinta. (*)

Penulis Mohammad Nor Qomari. Editor Ichwan Arif.