Liputan

Pemenang Lomba Matematika, IPAS, dan Bahasa Inggris SSO 2026

17
×

Pemenang Lomba Matematika, IPAS, dan Bahasa Inggris SSO 2026

Sebarkan artikel ini
Juara Matematika
Pemenang Lomba Matematika SSO 2026

Selawe.com – Langit mendung masih menaungi kawasan Gresik Kota Baru pada Sabtu sore, 17 Januari 2026. Namun suasana di Andalusia Hall SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik justru terasa hangat dan penuh harap.

Usai salat Ashar, tepat pukul 15.10 WIB, momen yang paling dinanti dalam rangkaian Spemdalas Smartlish Olympiad (SSO) 2026 akhirnya tiba: pengumuman pemenang lomba Matematika, IPAS, dan Bahasa Inggris.

Ratusan peserta SD/MI se-Kabupaten Gresik tampak duduk rapi bersama guru pendamping. Wajah-wajah polos itu memancarkan beragam perasaan—tegang, lelah, berharap, sekaligus bangga. Seharian penuh mereka telah mengerahkan kemampuan terbaiknya, dan sore itu menjadi penentu dari ikhtiar yang telah diperjuangkan.

Suasana Andalusia Hall mendadak hening saat ustadzah Dheni Iga Pratiwi, S.Pd. mulai membacakan nama-nama pemenang.

Ketegangan perlahan mencair ketika tepuk tangan bergemuruh mengiringi langkah para juara menuju panggung. Bagi sebagian peserta, ini adalah pengalaman pertama berdiri di ajang prestasi tingkat kabupaten; bagi yang lain, momen ini menjadi penyemangat untuk terus mencintai proses belajar.

Berikut hasil Olimpiade Matematika SSO 2026:

  1. Juara 1: Danial Khalif Adzikri (SD Muhammadiyah Manyar)
  2. Juara 2: Almahyra Medina Kirani (SD Muhammadiyah Manyar)
  3. Juara 3: Syahmi El Jundi Bahaa Ml (Maskumambang Putra)
  4. Harapan 1: Ihsan Kamajaya (UPT SDN 4 Petrokimia Gresik)
  5. Harapan 2: Rana Thalilah Az-Zahra Ml (YKUI Maskumambang)

Pemenang Olimpiade IPAS SSO 2026

  1. Juara 1: Hayunda Almaydilla Ixora Bestari (SD Muhammadiyah 1 GKB)
  2. Juara 2: Muhammad Atharrazkahasan (SD Muhammadiyah Manyar)
  3. Juara 3: Fahry Akmal Al Faruq (SD Muhammadiyah Sidayu)
  4. Harapan 1: Khaira Amanina Kusumo (SD Muhammadiyah 2 GKB)
  5. Harapan 2: Malvino Ubay Elfasya (SD Muhammadiyah 2 GKB)
Juara IPAS SSO
Pemenang Lomba IPAS SSO 2026

Pemenang Olimpiade Bahasa Inggris SSO 2026

  1. Juara 1: Emir Althaffyusron (SD Muhammadiyah Manyar)
  2. Juara 2: Neeva Najma Azaldy Rahman (SD Muhammadiyah Gresik/Mugres)
  3. Juara 3: Alby Kenzhogaviantoro (UPT SDN 28 Gresik)
  4. Harapan 1: Alrafaeyza Khairazzkhy Metrika (SD Muhammadiyah 2 GKB)
  5. Harapan 2: Rahendra Arthananda Muhammad (SD Muhammadiyah 2 GKB)
Juara B Inggris SSO
Pemenang Lomba Bahasa Inggris SSO 2026

Siswa kelas 6 SD Muhammadiyah Manyar Danial Khalif Adzikri yang meraih juara pertama Olimpiade Matematika, mengaku sangat bersyukur.

“Alhamdulillah, sore ini saya sangat senang bisa meraih juara satu,” ujarnya dengan mata berbinar.

Ia mengaku rutin berlatih mengerjakan soal setiap hari. “Menurut saya matematika itu asyik, melatih logika dan terasa gampang kalau dibiasakan,” tambahnya percaya diri.

Sementara itu, siswa SD Muhammadiyah 1 GKB Hayunda Almaydilla Ixora Bestari peraih juara pertama IPAS, memiliki kebiasaan belajar yang tak biasa.

“Saya biasanya belajar setelah sholat Subuh,” tuturnya. “Kadang dibimbing bunda di rumah, dan di sekolah sering dilatih ustadzah Nining Novita,” ungkap siswi kelas 6 tersebut.

Adapun Emir Althaffyusron, juara pertama Olimpiade Bahasa Inggris, mengaku hanya mempersiapkan diri selama tiga hari menjelang lomba.

“Saat mengerjakan soal final, saya sambil berdzikir supaya lebih tenang,” katanya. Menurut Emir, soal tersulit dalam lomba ini adalah materi time preposition.

Pengumuman pemenang lomba Matematika, IPAS, dan Bahasa Inggris sore itu bukan sekadar penutup kompetisi, melainkan penegasan bahwa belajar dapat menjadi perjalanan yang menyenangkan dan bermakna. SSO 2026 tidak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga melatih keberanian, sportivitas, dan kesiapan mental peserta sejak usia dini.

Sorot mata berbinar para juara menjadi saksi bahwa setiap soal yang dikerjakan dan setiap jawaban yang dituliskan adalah bagian dari proses tumbuhnya generasi pembelajar. Tepuk tangan yang mengiringi mereka ke panggung pun seolah menjadi doa bersama—agar semangat belajar itu terus menyala, jauh melampaui Andalusia Hall, hingga ke ruang-ruang kelas dan masa depan mereka. (*)

Penulis Mohammad Nor Qomari. Editor Ichwan Arif.