
Selawe.com – Cheryl Azzela Shazmecka berhasil mengharumkan nama SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik pada ajang bergengsi Festival Faqih Usman (FFU) ke-9 Tahun 2025 yang digelar pada Sabtu (1/11/2025) di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).
Siswa kelas 9 Fez ini menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 Duta Sekolah FFU#9 Tahun 2025, membuktikan kemampuannya sebagai pelajar inspiratif dan berbakat.
Perjalanan Cheryl menuju gelar juara tidaklah mudah. Ajang duta sekolah yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen-PNF PDM Gresik bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Gresik ini menuntut persiapan matang dari setiap peserta.
Cheryl memulai proses seleksi dengan pengambilan video, sebuah tahap yang membutuhkan dedikasi tinggi. “Saya harus latihan berulang-ulang untuk mendapatkan video yang bagus dengan memperhatikan skrip, intonasi, ekspresi, dan gestur tubuh,” ungkapnya.
Di balik pencapaiannya, Cheryl dikenal sebagai pribadi mandiri dan memiliki kemampuan komunikasi yang kuat. Pembina sekaligus guru Bahasa Indonesia Spemdalas Hamida, S.Pd. menceritakan alasan memilih Cheryl sebagai perwakilan Spemdalas.
“Cheryl adalah salah satu siswa yang berpotensi, sudah menempuh pendidikan selama 2 tahun sehingga lebih banyak pengalaman, dan dia merupakan Duta Perpustakaan Spemdalas,” ujarnya.
Perjalanan latihan Cheryl pun dilakukan secara serius dan berkesinambungan. Ia tidak hanya mengikuti sesi latihan privat, tetapi juga sering dilibatkan dalam berbagai kegiatan sekolah.
“Ia terus berlatih berbicara di depan umum, tak jarang ia menjadi MC di acara sekolah,” katanya.
Tak dipungkiri, lanjutnya, masih ada sedikit rasa gugup dan kadang lupa, tapi semua itu teratasi karena jadwal latihan yang intens.
Hamida mengungkapkan, ke depan, Cheryl berkomitmen untuk terus mengembangkan diri dan menjadi inspirasi bagi teman-temannya.
Dia berharap semoga prestasi ini menjadi langkah awal Cheryl untuk meraih prestasi yang lebih gemilang dan semoga selalu rendah hati.
Kunci Keberhasilan
Cheryl mengungkapkan bahwa kunci kemenangannya adalah percaya diri, persiapan matang, dan latihan konsisten. Selain itu, dukungan dari lingkaran terdekat juga memiliki peran besar dalam keberhasilannya.
“Support systemku itu keluarga, guru pembimbing, dan teman-teman. Hal tersebut memotivasi saya agar mampu membanggakan sekolah, guru, orang tua, dan teman-teman,” katanya.
Dalam sesi final duta sekolah, Cheryl tampil percaya diri dengan menunjukkan kepribadian asli serta kemampuan komunikasinya.
“Saya menampilkan keaslian diri, cara berkomunikasi yang positif, serta pengetahuan saya tentang Spemdalas,” jelas Cheryl.
Para juri pun memberikan masukan berharga agar ia terus berkembang. “Juri menyarankan agar saya lebih mengasah kemampuan public speaking dan memperluas wawasan,” akunya. (*)
Penulis M Nor Qomari. Editor Ichwan Arif.












