Liputan

Smamio Gandeng Pakar Kurikulum Global dalam GAC Teacher Training

23
×

Smamio Gandeng Pakar Kurikulum Global dalam GAC Teacher Training

Sebarkan artikel ini
Smamio
Ani Sulianti, M.B.A (Sr. Regional Account Director (Indonesia) menjelaskan kegiatan GAC Teacher Training ke guru GAC Smamio.

Selawe.com – Peningkatan mutu pendidik berkelas internasional terus dipacu oleh sekolah-sekolah unggulan di Jawa Timur.

Salah satu langkah konkret ditunjukkan oleh SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik melalui perhelatan GAC Teacher Training yang digelar secara intensif pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Bertempat di Ruang Granada Smamio, pelatihan yang diikuti oleh seluruh guru program GAC (Global Assessment Certificate) ini mengusung tema besar: “Strengthening Teacher Professionalism: a Holistic Approach to becoming More Competent, Compassionate, and Committed Educators”.

Acara ini menghadirkan pakar kurikulum global, Ani Sulianti, M.B.A, yang merupakan Sr. Regional Account Director (Indonesia), sebagai pemateri utama.

Kepala Smamio, Ulyatun Nikmah, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa tantangan dunia pendidikan masa depan menuntut guru untuk tidak sekadar mengajar, melainkan bertransformasi secara menyeluruh. Ulya memaparkan tiga pilar fundamental yang wajib dimiliki oleh setiap pendidik saat ini.

“Pertama adalah kompetensi. Pendidik harus memiliki keahlian yang matang di bidangnya, termasuk penguasaan bahasa Inggris sebagai pengantar utama kurikulum internasional. Kedua adalah komitmen, yaitu konsistensi untuk terus mengasah diri menjadi yang terbaik. Ketiga adalah memiliki kepedulian holistik (compassionate) terhadap perkembangan siswa,” tegasnya.

Melalui pelatihan ini, Ulya berharap para pendidik GAC di Smamio menjadi jauh lebih siap dan berhasil meng-upgrade kapasitas diri mereka ke level tertinggi.

Pelatihan guru GAC di Smamio menerapkan metode interaktif dan partisipatif yang melibatkan simulasi praktik mengajar langsung atau microteaching.

Memasuki sesi inti, para guru GAC ditantang langsung dalam sesi microteaching guna mempraktikkan metode pengajaran terbaru serta mempertajam kompetensi mendidik siswa. Selain itu, kegiatan ini diperkuat dengan sesi assessment event berbasis mata pelajaran untuk memastikan standar penilaian yang objektif dan memenuhi kualifikasi global.

Kurikulum ACT diajarkan oleh beragam latar belakang bidang studi, materi ini memberikan penguatan esensial bagi para guru nonbahasa Inggris.

Pelatihan ini juga dilatarbelakangi untuk memperkuat para guru GAC dalam aspek speaking, reading, writing, dan listening. Mengingat kurikulum ACT mencakup enam modul yang seluruhnya menggunakan bahasa Inggris. Para guru GAC berada di garda terdepan penggunaan bahasa pengantar secara penuh. (*)

Penulis Yanita Intan Sariani. Editor Ichwan Arif.