Liputan

OTM Spemdalas Kenalkan Proses Pengolahan Air Bersih kepada Siswa

32
×

OTM Spemdalas Kenalkan Proses Pengolahan Air Bersih kepada Siswa

Sebarkan artikel ini
spemdalas
Kepala Bagian Perumda Giri Tirta Gresik sebagai pemateri OTM Spemdalas, Selasa (21/1/25)

Selawe.com – Kegiatan Orang Tua Mengajar (OTM) SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik  hadirkan Kepala Bagian Perlengkapan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Kabupaten Gresik, Selasa (20/1/25).

Pada kesempatan tersebut, Wali siswa M. Hafidzuddin Arsyad dari kelas IX Cordoba ini mengawali materi dengan menyoal space research (penelitian luar angkasa) yang dilakukan oleh Elon Musk, CEO terkemuka di dunia.

“Adik-adik tahukah, mengapa penelitian di planet Mars tersebut mencari mikroorganisme? Jika ada mikroorganisme, di planet Mars juga ada air. Hal ini menunjukkan bahwa air adalah suatu hal yang penting dalam kehidupan,” terang magister ilmu komputer ini.

Narasumber kemudian menyampaikan materi mengenai proses pengolahan air bersih di PDAM. “Ada serangkaian proses dari air baku yang ada di suangai-sungai hingga keluar di kran-kran rumah, sekolah, serta berbagai fasilitas umum. Berawal dari pengambilan air baku hingga pendistribusian air bersih kepada masyarakat,” terangnya.

Dalam pemaparannya, Kepala Bagian Perlengkapan PDAM menjelaskan bahwa proses pengolahan air diawali dari intake air baku yang berasal dari sungai. Air tersebut ditahan terlebih dahulu menggunakan bendungan agar tidak langsung mengalir ke laut dan dapat dimanfaatkan secara optimal. Selanjutnya, air baku disaring untuk menghilangkan benda-benda kasar sebelum dialirkan ke Water Treatment Plant (WTP).

“Di WTP, lanjutnya, air mengalami beberapa tahapan pengolahan, antara lain aerasi, pra-sedimentasi, koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan desinfeksi. Pada tahap filtrasi, digunakan pasir silika untuk menjernihkan air, sedangkan pada tahap desinfeksi dilakukan penyuntikan klor guna membunuh mikroorganisme berbahaya. Setelah seluruh proses selesai, air bersih disimpan di reservoir sebelum disalurkan ke rumah-rumah pelanggan,” katanya.

Selain menjelaskan proses teknis, narasumber juga menekankan pentingnya standar jaminan mutu air PDAM.

Dia memaparkan, ada 4K yang menjadi jaminan, yaitu kualitas, kuantitas, kontinuitas, dan keterjangkauan. PDAM berkomitmen menyediakan air bersih yang aman, mencukupi, mengalir selama 24 jam, serta dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat dengan harga yang terjangkau.

“Nah, dari proses di atas, kita perlu menumbuhkan kesadaran untuk menjaga ketersediaan air. Beberapa langkah yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga konservasi di sepanjang aliran sungai, menjaga kebersihan sungai, serta memanfaatkan air dengan bijak,” harapnya. (*)

Penulis Fitri Wulandari. Editor Ichwan Arif.