
Selawe.com – Tiga siswa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik menampilkan kolaborasi lagu dan puisi dalam kegiatan Iftar Ning Berlian yang digelar di SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian Primary School), Senin (16/3/2026).
Koordinator OST SMP Muhammadiyah 12 GKB, Desy Suryani, M.Pd. menyampaikan bahwa keterlibatan siswa dalam kegiatan seperti ini menjadi ruang bagi mereka untuk mengekspresikan bakat sekaligus belajar percaya diri.
“Melalui kolaborasi lagu dan puisi ini, siswa tidak hanya menampilkan kemampuan seni, tetapi juga menyampaikan pesan kebaikan Ramadan kepada orang lain. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan keberanian dan kreativitas mereka,” ujarnya.
Acara ini diikuti siswa kelas V-VI serta alumni Berlian Primary School mulai dari angkatan pertama hingga angkatan ke-11.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat kebersamaan di bulan Ramadan.
Menjelang waktu berbuka puasa, para peserta disuguhi penampilan spesial dari siswa Spemdalas yang memadukan seni musik dan pembacaan puisi.
Kolaborasi tersebut ditampilkan oleh Rei Rosyaila Roxanne Rosyadi dan Intan Lailatul Farihah dari kelas VII Empathy serta Ansha Dahayu Araceli dari kelas VII Agility.
Dalam penampilan itu, Intan dan Ansha menyanyikan lagu Ramadan Penuh Cinta karya Budi Doremi, sementara Rei membacakan puisi berjudul Ramadan Membawa Kebahagiaan.
Salah satu bait puisi yang dibacakan Rei berbunyi:
Ramadhan…
Engkau kembali hadir,
membawa ketenangan bagi hati yang merindu.
Di bulan yang penuh berkah ini,
kita belajar menahan diri,
belajar bersabar,
dan belajar kembali mendekat kepada Ilahi.
Perpaduan antara lantunan lagu dan bait-bait puisi membuat suasana menjelang berbuka puasa terasa lebih syahdu dan menyentuh. Para peserta tampak menikmati penampilan tersebut hingga memberikan tepuk tangan meriah.
Salah satu penampil, Rei Rosyaila Roxanne Rosyadi, mengungkapkan bahwa mereka melakukan persiapan agar penampilan kolaborasi lagu dan puisi dapat berjalan selaras.
“Kami berlatih beberapa kali supaya bagian lagu dan puisi bisa menyatu. Awalnya sempat gugup, tapi kami senang bisa tampil dan berbagi suasana Ramadan dengan adik-adik di sini,” ujarnya. (*)
Penulis Ria Rizaniyah. Editor Ichwan Arif.












