
Selawe.com – Speak Up, Stand Out, Shine On menjadi tema dalam Pelatihan MC Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Selasa (28/4/2026).
Melalui MCs Training for IPM yang digelar di Ruang Kader Sang Pencerah sejak pukul 08.00 hingga 14.30 WIB mengundang 2 narasumber Dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) Dr. Dian Rahma Santoso, M.Pd. dan Dosen Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Windri Saifudin, S.Sos, M.Med. Kom.
Keduanya dikenal memiliki jam terbang tinggi sebagai Master of Ceremony (MC) di berbagai forum, mulai dari tingkat universitas, kedinasan, hingga persyarikatan Muhammadiyah di level wilayah dan nasional.
Kehadiran mereka memberi warna tersendiri, sekaligus membuka wawasan peserta tentang dunia public speaking secara nyata.
Peserta pelatihan merupakan PR IPM Spemdalas yang terdiri dari 15 siswa, 5 siswa kelas VII dan 10 siswa kelas VIII.
Mengenakan jas IPM kebanggaan, mereka tampak antusias mengikuti setiap sesi. Tidak hanya menyimak materi, para peserta juga aktif mencatat, berdiskusi, serta menyiapkan dua naskah untuk praktik menjadi MC formal dan nonformal.
Hidup dan Interaktif
Suasana pelatihan berlangsung hidup dan interaktif. Para siswa diajak memahami teknik dasar public speaking, penguasaan panggung, pengaturan intonasi, hingga membangun kepercayaan diri saat tampil di depan publik.
Sesi praktik dan evaluasi menjadi momen yang paling berkesan, karena peserta dapat langsung mengasah kemampuan sekaligus mendapatkan masukan konstruktif dari narasumber.
Salah satu peserta, siswa kelas VII A Kayyisah Zarifah Mazaya Kisna, mengaku senang mengikuti pelatihan ini.
“Saya bisa belajar banyak hal baru yang pasti berguna ke depan. Saya jadi tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menjadi MC, serta memahami perbedaan MC formal, nonformal, dan semi formal,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan siswa kelas VIII Alaric Az Zahidi Ariwibowo. Menurutnya, pelatihan ini sangat membantu meningkatkan keterampilan, terutama dalam teknik MC formal.
“Saya ingin lebih aktif menjadi MC dalam kegiatan-kegiatan IPM Spemdalas ke depan,” ungkapnya penuh semangat.

Public Speaking
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ichwan Arif, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menyiapkan kader pemimpin masa depan.
“Pelatihan ini memberikan bekal penting bagi siswa, khususnya IPM, dalam kemampuan public speaking. Narasumber yang kami hadirkan pun telah teruji di berbagai event besar Muhammadiyah,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pembelajaran tidak hanya berhenti pada teori, tetapi juga praktik langsung agar siswa siap tampil di berbagai kesempatan.
“Kami berharap siswa IPM Spemdalas mampu menjadi MC yang percaya diri, baik di lingkungan sekolah maupun di luar,” imbuhnya.
Lebih dari sekadar pelatihan, terangnya, kegiatan ini menjadi ruang tumbuh bagi siswa untuk menemukan potensi terbaik dalam diri mereka. Di sinilah, tekannya, keberanian diasah, kepercayaan diri dibangun, dan jiwa kepemimpinan mulai ditanamkan sejak dini.
Dia menuturkan, Spemdalas meyakini bahwa masa depan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.
“Melalui kegiatan seperti ini, Spemdalas terus melangkah konsisten dalam mencetak generasi muda yang berani bersuara, tampil percaya diri, dan siap bersinar di masa depan,” ucapnya. (*)
Penulis M. Nor Qomari. Editor Ichwan Arif












