Liputan

Tahfidz Camp 2026 Spemdalas: Tanamkan Cinta Al-Qur’an dan Semangat Menghafal

9
×

Tahfidz Camp 2026 Spemdalas: Tanamkan Cinta Al-Qur’an dan Semangat Menghafal

Sebarkan artikel ini
Tahfidz Camp
Sambutan Kepala SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, Yugo Triawanto, M.Si., di CAC (Coding and Ai Center) room, Senin (2/11/2026).

Selawe.com – Sebanyak 52 siswa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik mengikuti kegiatan Tahfidz Camp 2026 yang berlangsung pada 2–5 November 2026 di Pondok Pesantren Bumi Al-Qur’an, Wonosalam, Jombang, Jawa Timur.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an.

Peserta Tahfidz Camp 2026 terdiri atas siswa kelas 7 Al-Khawarizmi dari Tahfidz Class Program (TCP) dan kelas 8 Dubnium dari Tahfidz Class Program.

Sebelum keberangkatan, sekolah menggelar persiapan dan pembekalan melalui sambutan Kepala SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, Yugo Triawanto, M.Si., di CAC (Coding and Ai Center) room, Senin (2/11/2026).

Dalam sambutannya, Yugo menyampaikan tiga pesan penting kepada para peserta. Pertama, ia mengingatkan agar seluruh siswa menata niat dengan baik sebelum mengikuti kegiatan.

“Niatnya harus ditata. Alhamdulillah, sebelum berangkat sudah senang, tidak sedih. Berarti sudah siap untuk menghafal Al-Qur’an dalam kegiatan Tahfidz Camp ini,” tuturnya.

Ia juga berharap seluruh peserta senantiasa diberikan kesehatan selama kegiatan berlangsung, dapat memanfaatkan waktu dengan baik, serta memperoleh hasil hafalan yang optimal.

“Semoga nanti di sana sehat, waktunya bermanfaat, menghafal dengan baik. Jangan lupa doakan orang tua di rumah,” pesannya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Tahfidz SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, Siti Uswatun Jannah, S.Pd., selaku penanggung jawab kegiatan sekaligus ketua panitia, menjelaskan bahwa Tahfidz Camp merupakan program rutin tahunan sekolah.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan hafalan Al-Qur’an siswa sekaligus memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan pembelajaran di sekolah.

“Melalui Tahfidz Camp, kami ingin meningkatkan hafalan siswa sekaligus memberikan pengalaman kepada mereka untuk belajar menghafal Al-Qur’an di luar lingkungan sekolah. Harapannya, siswa bisa terinspirasi dari kegiatan, metode menghafal, serta semangat para santri di Pondok Pesantren Bumi Al-Qur’an Wonosalam,” ungkapnya.

Selama empat hari, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi murojaah, ziyadah atau penambahan hafalan, salat berjamaah, pembiasaan ibadah, motivasi, tadabbur Al-Qur’an, hingga pembuatan konten kreatif tahfidz.

Kegiatan ini mengusung tema “Ayat di Hati, Cahaya dalam Diri” dengan semangat “Menghafal Bersama Cinta, Menjaga dengan Istiqomah, Mengamalkan dalam Kehidupan.” (*)

Penulis Ain Nurwindasari. Editor Ichwan Arif.