
Selawe.com – Setiap pertandingan menyimpan cerita. Ada strategi yang disusun, kerja sama yang diuji, dan semangat yang harus terus dijaga ketika berhadapan dengan lawan.
Perjalanan itulah yang dilalui tim basket putra dan putri SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik dalam kompetisi Livin’ Next-G Presents Cleo Nextgen Student League with BG Gold Season 2026–2027 East Java Zone.
Digelar pada 3–25 Oktober 2026 di Nextgen Arena, Ciputra World Mall Lantai 4, Surabaya, kompetisi ini menjadi ajang bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Di tengah persaingan antarsekolah, tim basket Spemdalas berhasil mencatatkan pencapaian membanggakan. Tim putra dan putri sama-sama berhasil menembus babak 16 besar.
Bagi kedua tim, pencapaian tersebut bukan sekadar hasil pertandingan. Setiap laga menjadi pengalaman untuk menguji kemampuan, membaca permainan lawan, membangun komunikasi, dan menjaga kepercayaan antarpemain.
Ada saat ketika strategi berjalan sesuai rencana, ada pula situasi yang menuntut pemain untuk segera beradaptasi. Namun, semangat untuk terus berjuang menjadi bagian penting dari perjalanan mereka.
Coach Hilla Fabiyanto, pelatih tim basket putra, mengungkapkan bahwa keberhasilan menembus 16 besar merupakan hasil dari proses dan kerja keras seluruh pemain.
“Setiap pertandingan memberikan pengalaman dan pembelajaran bagi anak-anak. Mereka belajar menghadapi tekanan, menjaga fokus, serta menerapkan strategi yang sudah dilatih. Tentu kami bersyukur bisa mencapai babak 16 besar. Harapannya, pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya,” ungkapnya.

Kerja Sama dan Komunikasi
Perjalanan tim putri pun tidak kalah menarik. Di bawah arahan Coach Miftakhil Riski, para pemain berusaha menunjukkan permainan terbaik dengan mengandalkan kerja sama dan komunikasi. Keberhasilan melangkah hingga babak 16 besar menjadi pengalaman berharga bagi seluruh anggota tim.
“Bagi saya, pencapaian ini merupakan bagian dari proses perkembangan anak-anak. Mereka mendapatkan pengalaman bertanding yang tidak selalu bisa diperoleh dalam latihan. Saya berharap mereka semakin percaya diri, mampu mengevaluasi kekurangan, dan terus memiliki semangat untuk berkembang,” tuturnya.
Rais I’tisyam Firjatullah, kapten tim basket putra, mengungkapkan bahwa perjalanan di Nextgen Student League memberikan banyak pelajaran tentang arti kebersamaan.
“Bertanding di kompetisi ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi kami. Kami harus saling percaya, menjaga komunikasi, dan tetap kompak dalam berbagai situasi. Menembus 16 besar menjadi kebanggaan sekaligus motivasi agar kami bisa memberikan hasil yang lebih baik pada kesempatan berikutnya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Azalia Mercyana, kapten tim basket putri. Menurutnya, kekuatan tim tidak hanya terletak pada kemampuan masing-masing pemain, tetapi juga pada kemauan untuk saling mendukung.
“Kami belajar bahwa dalam sebuah pertandingan, tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan individu. Semua pemain harus saling mendukung dan percaya satu sama lain. Pengalaman di Next Gen membuat kami semakin memahami arti kekompakan dan perjuangan bersama,” ungkapnya.
Koordinator Bina Prestasi Spemdalas, Rusdiah Arifaini, S.Pd., turut mengapresiasi pencapaian kedua tim. Menurutnya, keberhasilan putra dan putri menembus babak 16 besar merupakan hasil positif dari proses pembinaan yang terus dilakukan.
“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi perjuangan tim basket putra dan putri. Keberhasilan menembus babak 16 besar Nextgen Student League merupakan pencapaian yang membanggakan. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal bagi anak-anak untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga kedisiplinan, dan memiliki mental juara. Prestasi bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses dan karakter yang dibangun selama perjalanan,” tuturnya.
Capaian di Nextgen Student League melengkapi rekam jejak prestasi tim basket putra Spemdalas dalam kompetisi sebelumnya. Tim putra pernah meraih Juara I dalam ajang Adhikara Bawana (Adhiwana) 35 yang diselenggarakan SMA Negeri 1 Kejayan, Pasuruan, pada Mei 2026. Dalam pertandingan final, Spemdalas berhasil mengalahkan SMP Negeri 1 Gondang Wetan dengan skor 55–49.
Selain itu, tim putra juga berhasil meraih Juara III dalam ajang Pilwakot Moker atau Piala Wali Kota Mojokerto.
Rangkaian pencapaian ini menjadi bukti bahwa perjalanan prestasi membutuhkan proses yang berkelanjutan. Di lapangan basket, para siswa tidak hanya belajar mengejar angka dan kemenangan, tetapi juga membangun disiplin, sportivitas, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama.
Kompetisi Nextgen Student League telah berakhir, tetapi pengalaman dan pelajaran yang diperoleh kedua tim akan menjadi bekal untuk perjalanan selanjutnya. Sebab, bagi Spemdalas, setiap pertandingan bukan hanya tentang siapa yang keluar sebagai pemenang, melainkan tentang bagaimana para pemain tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh, percaya diri, dan berkarakter. (*)
Penulis Desy Suryani. Editor Ichwan Arif.












