Liputan

Lagu Sebelum Cahaya dan Mars Slank Hadir di Hari Guru Nasional Spemdalas

144
×

Lagu Sebelum Cahaya dan Mars Slank Hadir di Hari Guru Nasional Spemdalas

Sebarkan artikel ini
Band Spemdalas
Tampilan kolaborasi guru dan siswa Spemdalas dalam peringatan Hari Guru Nasional, Selasa (25/11/2025)

Selawe.com – Tepat pukul 08.00, di bawah terik mentari yang menyelimuti SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, suasana halaman sekolah mendadak pecah oleh tepuk tangan dan sorakan antusias.

Siswa dan guru dibuat terpukau oleh surprise performance kolaborasi band guru dan siswa yang tampil memeriahkan peringatan Hari Guru 2025 dalam balutan acara Spemdalas Teachers Award (Spemta), Selasa (25/11/2025).

Kolaborasi band tersebut terdiri atas perpaduan harmonis antara guru dan siswa. Kepala Spemdalas Yugo Triawanto, M.Si memainkan gitar akustik, Wildan Hernanda, S.Pd memegang bass, Wahyu Wahyu Bagus, S.Pd menjadi vokalis, sedangkan siswa adalah Ziyad Danish Falah (9H) memainkan drum dan Syazani Yafi Mahardika (8I) memegang gitar elektrik.

Mereka membawakan dua lagu yang langsung menyulut semangat penonton, yaitu Mars Slank dan Sebelum Cahaya dari Letto. Dua lagu berbeda warna itu sukses menciptakan perpaduan energi dan ketenangan yang pas untuk momentum peringatan Hari Guru.

Yugo Triawanto mengatakan, pemilihan lagu memiliki makna tersendiri. “Dua lagu tersebut sengaja ditampilkan dalam acara Hari Guru karena semangat dan bikin kreatif. Sedangkan ‘Sebelum Cahaya’ termasuk lagu religi namun lebih smooth,” jelasnya.

Dia memaparkan bahwa persiapan dilakukan dengan serius selama sebulan terakhir. “Kami latihan bersama sebanyak 10 kali latihan,” ungkapnya.

Kerja keras itu membuahkan hasil: tampilan band yang kompak, memukau, dan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh warga Spemdalas.

Dari sisi siswa, tantangan tampil bersama guru tentu bukan hal mudah. Ziyad Danish Falah (9H) mengakui bahwa kolaborasi ini membutuhkan keberanian dan kekompakan. “Harus membangun chemistry antarguru dan siswa, dan membangun mental agar tidak takut saat penampilannya dimulai,” tuturnya.

Meski begitu, Ziyad merasa bangga dan antusias. “Alhamdulillah, pengalaman yang sangat menyenangkan bisa berkolaborasi dengan orang-orang famous di Spemdalas,” tambahnya dengan senyum puas.

Sementara itu, Syazani Yafi Mahardika (8I) menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini terus berlanjut. “Iya senang, saya ingin berkolaborasi dengan guru-guru lagi di acara berikutnya,” tegasnya.

Penampilan band kolaborasi ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi simbol keakraban dan kerja sama yang kuat antara guru dan siswa di Spemdalas.

Di Hari Guru 2025 ini, musik telah menjembatani dua generasi dan menghadirkan pesan sederhana: belajar bisa tumbuh lebih indah ketika guru dan siswa berjalan bersama dalam harmoni. (*)

Penulis M Nor Qomari. Editor Ichwan Arif.