Liputan

Mengajar di Acara Lifeventure, Siswa DTCP Spemdalas Beri Materi Teknologi Microbit

49
×

Mengajar di Acara Lifeventure, Siswa DTCP Spemdalas Beri Materi Teknologi Microbit

Sebarkan artikel ini
DTCP
Siswa DTCP Spemdalas mengajat teknologi microbit ke siswa kelas VII-IX SMP Muhammadiyah 19 Sekaran di acara Spemdalas Lifeventure

Selawe.com – Rangkaian Spemdalas Lifeventure yang berlangsung pada 17–20 November 2025 di Desa Kebalan Kulon, Sekaran, Lamongan, resmi dibuka pada 17 November bertempat di Masjid At-Taqwa Kebalan Kulon.

Seusai acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi microbit yang dilaksanakan di Musholla SMP Muhammadiyah 19 Sekaran.

Empat siswa DTCP dari SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik tampil percaya diri menjadi pengajar muda (student teacher), yaitu Sayyidah Fatima Pembayun (8 Iodine), Gerardo Rezvan Naufal Sutiyarno (8 Iodine), Keyla Alodya Azzahrah (8 Helium), dan Mario Alby Rahman (8 Helium).

Mereka didampingi oleh pengajar Informatika, Muhammad Azzam al-Faruq Abdul, S.Kom. untuk mengajar 47 siswa dari kelas VII-IX dalam materi pengenalan teknologi microbit.

Dengan penjelasan yang sederhana dan mudah dipahami, para student teacher menggambarkan bahwa microbit adalah seperti “otak kecil elektronik” yang dapat membuat robot bergerak, menyala, hingga bernyanyi. Penyampaian yang komunikatif membuat suasana belajar terasa hidup, apalagi mayoritas peserta belum pernah menerima materi coding sebelumnya. Tidak heran bila antusiasme siswa tampak begitu tinggi sepanjang kegiatan.

Dalam penyampaian materi lanjutan, Azzam menegaskan pentingnya belajar coding di era digital. Beliau menyampaikan bahwa semua aplikasi yang digunakan sehari-hari—termasuk Instagram dan TikTok—berawal dari coding, sehingga kemampuan ini dapat menjadi bekal masa depan yang sangat berharga.

Sebelum memulai proyek pembuatan Bit Shooting Game, peserta diajak menyaksikan demonstrasi Artec Microbit untuk melihat secara langsung bagaimana sistem tersebut bekerja. Setelah itu, siswa dibagi menjadi empat kelompok, terdiri dari dua kelompok putra dan dua kelompok putri. Setiap kelompok dibimbing oleh satu siswa DTCP Spemdalas yang bertugas mengarahkan dan mendampingi proses praktik.

Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan peserta mengenai teknologi dan pemrograman, tetapi juga menjadi ruang bagi para pengajar muda untuk melatih keberanian, kemampuan komunikasi, serta kepercayaan diri. Semoga semangat belajar, berbagi, dan berkolaborasi dalam Spemdalas Lifeventure terus menginspirasi seluruh siswa untuk berkarya dan berkembang lebih jauh di dunia teknologi dan kreativitas. (*)

Penuli Ain Nurwindasari. Editor Ichwan Arif.