
Pembelajaran bahasa Indonesia ini siswa diharapkan dapat menerapkan pada kehidupan sehari-hari. Siswa juga diharapkan dapat berpikir kritis atas apa yang mereka peroleh sehari-hari.
Penulis Hamida, S.Pd., guru bahasa Indonesia SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik
Selawe.com – Pembelajaran bahasa Indonesia yang seringkali dianggap pelajaran yang tidak mudah oleh siswa menjadi pembelajaran yang harus dijadikan menarik. Pembelajaran bahasa Indonesia seharusnya menjadi pembelajaran yang ringan karena sangat berhubungan erat dengan kehidupan sehari-hari.
Seperti pada bab teks berita. Siswa setiap hari mengonsumsi berita dari media manapun. Sehingga sangat berarti jika mereka bisa memahami apa yang mereka temua setiap hari. Berita yag mereka temui adalah hal yang tidak bisa mereka kontrol, maka kontrol yang bisa dilakukan adalah menerapkan pembelajaran dengan apa yang mereka temui.
Siswa dapat diberikan kegiatan belajar berupa analisis berita yang mereka baca dengan materi yang sudah diberikan. Pada pembelajaran ini, tentunya siswa dapat mengerti pentingnya belajar bahasa Indonesia.
Berita yang mereka temui harus dapat mereka pahami dan mereka olah sendiri sehingga dapat dipastikan siswa tidak hanya menerima berita tapi bisa menentukan kebenaran dari berita tersebut melalui analisis unsurnya.
Berita yang mudah diakses pada zaman sekarang terkadang bisa menjadi momok kejahatan atau bahkan menjadi fitnah, jika kebenarannya tidak bisa dibuktikan. Oleh karena itu, pada pembelajaran bahasa Indonesia ini siswa diharapkan dapat menerapkan pada kehidupan sehari-hari. Siswa juga diharapkan dapat berpikir kritis atas apa yang mereka peroleh sehari-hari.
Pada pembelajaran yang bermakna ini, mata pelajaran bahasa Indonesia dapat membantu membentuk karakter siswa dan menumbuhkan nilai-nilai moral. Seperti pada bab teks cerita fantasi atau teks cerpen.
Pada bab ini tentunya saya sebagai guru dapat memanfaatkan dengan sebaik mungkin utuk mengajarkan nilai-nilai moral pada cerita yang mereka baca. Sehingga tercipta makna baru tidak hanya mengenai teori bahasa Indonesia tetapi dapat membentuk karakter siswa melalui cerita.
Selain itu, siswa diminta untuk menceritakan kembali cerita yag mereka baca dengan bahasa mereka sendiri. Hal ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus menambah kemampuan berkomunikasi denngan baik.
Oleh karena itu, bahasa Indonesia merupakan pembelajaran yang sederhana namun bermakna. Sehingga kita sebagai orang Indonesia tidak hanya mempelajari bahasanya tetapi juga banyak kemampuan yang didapatkan dalam proses pembelajaran. (*)
Editor Ichwan Arif