Liputan

Ramadhan Staycation Spemdalas 1447 H, 76 Siswa Berangkat Penuh Semangat Menuju Batu

13
×

Ramadhan Staycation Spemdalas 1447 H, 76 Siswa Berangkat Penuh Semangat Menuju Batu

Sebarkan artikel ini
Spemdalas
Siswa Spemdalas mengikuti kegiatan Ramadhan Staycation 1447 H di Hotel Kusuma Agrowisata, Batu, Selasa-Kamis (24-26/2/2026).

Selawe.com – Suasana haru dan antusias menyelimuti halaman SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Selasa pagi (24/2/2026).

Sebanyak 76 siswa resmi diberangkatkan untuk mengikuti kegiatan Ramadhan Staycation 1447 H yang dilaksanakan hingga Kamis, 26 Februari 2026, di Hotel Kusuma Agrowisata, Batu.

Sejak pagi, para siswa telah berkumpul dengan seragam rapi dan perlengkapan masing-masing. Sebelum keberangkatan, kegiatan diawali dengan registrasi, doa bersama, serta arahan dari pihak sekolah.

Momen pelepasan menjadi bagian yang penuh makna, karena bukan sekadar perjalanan ke luar kota, tetapi perjalanan spiritual untuk menguatkan iman dan karakter di bulan suci Ramadhan.

Ketua panitia, Nur Izzatus Sofia, S.Pd.I. menyampaikan bahwa keberangkatan ini adalah awal dari proses pembinaan yang terstruktur.

“Kami menekankan kepada siswa bahwa perjalanan ini bukan sekadar menginap di hotel, tetapi perjalanan ibadah dan pembentukan diri. Sejak berangkat, mereka sudah belajar disiplin, tertib, dan menjaga adab,” ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah bidang Ismuba Ain Nurwindasari, MIRKH menambahkan bahwa momentum keberangkatan menjadi titik awal pembiasaan tanggung jawab dan kemandirian siswa.

“Kami ingin anak-anak merasakan bahwa setiap langkah mereka bernilai ibadah. Dari cara berpamitan kepada orang tua, menjaga barang bawaan, hingga sikap selama perjalanan, semua adalah bagian dari pendidikan karakter,” katanya.

Dia berharap sepulang dari Ramadhan Staycation ini, mereka menjadi pribadi yang lebih dekat dengan Al-Qur’an, lebih disiplin dalam ibadah, dan lebih mandiri dalam kehidupan sehari-hari.

Rasa Syukur

Kepala Spemdalas, Yugo Triawanto, M.Si., dalam sambutannya mengingatkan pentingnya rasa syukur atas kesempatan tersebut.

“Kita harus bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini, karena tidak semua siswa orang tuanya mampu dan mengizinkan. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Namun ingat, apa pun kegiatan yang kita ikuti, jangan lupa tujuan hidup kita yang sesungguhnya, yaitu beribadah kepada Allah SWT sebagaimana kehendak-Nya saat menciptakan kita,” pesannya sebelum rombongan diberangkatkan.

Keberangkatan menuju Batu berlangsung tertib dan penuh semangat. Para siswa tampak antusias menaiki bus, sebagian melambaikan tangan kepada guru dan teman-teman yang melepas. Bagi sebagian siswa, ini menjadi pengalaman pertama mengikuti kegiatan bermalam bersama sekolah di luar kota.

Rasya Nabil kelas 7 Emphaty mengungkapkan kegembiraannya. “Ikut Ramadhan biar bisa ketemu teman lebih lama,” ujarnya sambil tersenyum.

Wildan Athallah Hilmi Dowindra Putra menyampaikan motivasinya untuk belajar mandiri. “Saya ingin belajar mengatur diri sendiri tanpa bergantung pada orang tua,” katanya.

Sementara itu, Muhammad Elsyirazi Ariansyah kelas 7 Care mengaku senang karena bisa merasakan pengalaman naik bus bersama teman-teman.

Selama tiga hari di Batu, peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan ibadah seperti sahur dan buka puasa bersama, shalat berjamaah, tadarus, murojaah, kajian tematik, hingga sesi motivasi dan refleksi diri. Seluruh rangkaian dirancang agar Ramadhan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi momentum pembentukan pribadi yang bertakwa, tangguh, dan berkarakter.

Keberangkatan pagi itu menjadi simbol langkah awal: melangkah bersama menuju Ramadhan yang lebih bermakna. (*)

Penulis Ain Nurwindasari. Editor Ichwan Arif.