
Selawe.com – Udara pagi kota Gresik masih sejuk ketika siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik mulai berdatangan dan berkumpul di lapangan sekolah pada pukul 05.30 WIB, Senin (9/2/2026).
Dari total 263 siswa terdaftar, sebanyak 240 akan mengikuti kegiatan outbound yang telah dipersiapkan secara matang.
Sebelum keberangkatan, Kepala Sekolah Yugo Triawanto, M.Si memberikan sambutan dan motivasi di lapangan sekolah. Ia menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kepemimpinan diri sebagai fondasi sebelum mampu memimpin orang lain.
“Tepat pukul 06.00 WIB, rombongan bertolak menuju Pandaan dan tiba sekitar pukul 08.00 WIB di Lembah Pandawa Makoya,” katanya.
Setibanya di lokasi, siswa langsung mengikuti sesi awal hingga pukul 09.15 WIB, seperti Rainbow Slide, permainan perahu, dan sesi foto per kelas. Keceriaan terlihat jelas di wajah para peserta yang menikmati suasana alam terbuka.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan pre-condition, opening, dan ice breaking di aula untuk membangun semangat dan kesiapan mental. Memasuki sesi inti, peserta yang terbagi dalam kelompok kelompok secara seri mengikuti beberapa Game Character yang menekankan komunikasi efektif dan strategi tim.
Setelah ishoma (istirahat, sholat, dan makan), kegiatan dilanjutkan dengan game character lain di area sungai kecil. Di sesi inilah nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama benar-benar diuji. Setiap kelompok dituntut solid, saling mendukung, dan mampu menyelesaikan tantangan bersama.
Kegiatan tutup dengan berenang di kolam renang yang tersedia. Menjelang pukul 15.00 WIB, peserta bersih diri sebelum mengikuti sesi penutupan dan kembali ke sekolah pada sore hari.

Ketua pelaksana, Muhammad Syafiq Saviola Prihadi, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan berjalan sesuai rencana.
“Sudah sesuai rencana, namun memang ada pengurangan jumlah peserta dari yang terdaftar karena terjadwal harus mengikuti berbagai lomba. Ukuran keberhasilan tertinggi bagi kami adalah refleksi dan kesadaran diri siswa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa koordinasi antarpanitia perlu semakin diperkuat untuk penyelenggaraan yang lebih optimal di masa mendatang.
Wali kelas 8D Umi Fadillah, S.Pd. menjelaskan bahwa kesuksesan acara ini tidak lepas dari peran wali kelas yang dimulai dari persiapan administrasi dan pengarahan sebelum keberangkatan, pendampingan selama kegiatan, hingga memastikan siswa kembali dengan aman.
“Kesan saya sangat baik. Siswa tertib dan mampu mengikuti arahan fasilitator sehingga kegiatan berlangsung lancar,” tuturnya.
Sementara itu, Ria Rizaniyah, S.Pd., selaku sie acara dan wali kelas 8E, menegaskan pentingnya perencanaan matang melalui penyusunan konsep, rundown, dan koordinasi teknis.
Ia melihat peserta menunjukkan kedisiplinan waktu, sikap kooperatif, serta partisipasi aktif sepanjang kegiatan.
Memimpin Diri Sendiri
Siswa kelas VIII F Fulki Alsyam Tsaqif mengaku sangat menikmati setiap rangkaian aktivitas, terutama permainan kelompok yang melatih kekompakan. Muhammad Fahmi Aubrey (8G) pun merasakan hal yang sama.
Bahkan ketika hujan deras turun pada sesi akhir, semangat mereka tidak surut. “Justru makin seru. Hujannya deras, tapi kami tetap menikmati, bahkan berenang sambil hujan-hujanan,” ungkap mereka penuh kegembiraan.
Hujan sore itu seakan menjadi simbol bahwa kebersamaan tidak mudah goyah oleh tantangan. Di tengah guyuran air dan tawa yang mengalir, siswa belajar bahwa menjadi kuat bersama dimulai dari kemampuan memimpin diri sendiri, menjaga disiplin, dan saling menguatkan dalam tim. (*)
Penulis Dina Hanif Mufidah. Editor Ichwan Arif.












