Liputan

Spemdalas Gelar Pameran Student Project Virtual Perdana

10
×

Spemdalas Gelar Pameran Student Project Virtual Perdana

Sebarkan artikel ini
Virtual
Spemdalas menggelar panen hasil belajar Student Project secara virtual, Senin (9/2/2026).

Selawe.com – SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik menorehkan ide kreatif dan inovasi. Untuk pertama kalinya, sekolah ini menyelenggarakan panen hasil belajar Student Project secara virtual, Senin (9/2/2026).

Pameran digital tersebut menampilkan karya siswa kelas IX berupa poster dan infografis dengan tema Ramadan dalam Lensa Sosial Ekonomi.

Sebanyak 24 poster/infografis digital karya siswa kelas IX A hingga F dipamerkan dalam ruang pameran virtual berbasis 3D.

Melalui tautan metastep yang dibagikan guru pengampu, pengunjung dapat masuk ke galeri menggunakan komputer, ponsel, bahkan perangkat VR. Dengan avatar masing-masing, siswa menelusuri ruang pameran dan menikmati karya secara interaktif menggunakan kursor atau kontrol layar.

Setiap siswa yang sudah mengunjungi pameran virtual menuliskan pengalamannya di selembar stiky note. Selanjutnya Stiky Note ditempelkan di selembar kertas manila yang tertempel di papan tulis.

Nikita Helia Ramadhani (9E) mengungkapkan keseruan mengikuti kegiatan tersebut. “Seru bisa seru, karna punya pengalaman baru dalam metode pembelajaran,” ungkapnya.

Nikita menyukai poster yang judulnya Tradisi Ngabuburit Saat Ramdhan (9F). “Posternya bagus dengan informasi sangat lengkap,” tambahnya.

Pengakuan serupa disampaikan oleh Muhamad Yogi Anugrah Pratams (9E). Yofi mengungkapkan,  mengunjungi pameran virtual via Metateps ini keren dan inovatif karena sebelumnya belum pernah seperti ini.

Siswa Spemdalas
Siswa Spemdalas mempersiapkan panen hasil belajar Student Project secara virtual, Senin (9/2/2026).

Dia mengaku baru pertama kali mengunjungi pameran virtual. “Metode belajar baru yang membuat belajar menjadi lebih seru dan tidak membosankan,” ungkapnya.

Waka Kurikulum Spemdalas Jamilah, S.Si., M.Pd. menjelaskan Student Project merupakan kegiatan kokurikuler lintas mata pelajaran yang dirancang untuk memperkuat dimensi profil lulusan.

“Melalui tema ini, murid diajak menggali lebih dalam pengaruh bulan Ramadan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi. Gagasan mereka kemudian dituangkan dalam bentuk poster atau infografis digital,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa pameran virtual ini memanfaatkan platform metastep (sebelumnya artstep).

Pameran berhasil disiapkan oleh siswa kelas IX DTCP—M. Ghaisan Athalah, M. Al Kautsar Afroz, dan Hasnah Aulia Aryang—dibawah bimbingan Koordinator DTCP (Digital Teknology Class Program) dan Virtual Class Rizky Mutiara Citra Ayuti, S.Pd.

“Melalui pameran virtual ini, kami tidak hanya memamerkan karya siswa, tetapi juga menghemat sumber daya dan meminimalkan timbulnya sampah yang biasanya muncul pada pameran fisik,” tambahnya.

Pameran Student Project virtual ini menjadi bukti bahwa Spemdalas terus bergerak adaptif dengan perkembangan teknologi, sekaligus menanamkan kesadaran sosial, kreativitas, dan kepedulian lingkungan kepada para siswanya—sebuah panen karya yang relevan, inspiratif, dan ramah masa depan. (*)

Penulis M Nor Qomari. Editor Ichwan Arif.