
Siswa Spemdalas saat menerima penghargaan dalam ajang Gress of Champions Vol. 2 di Gress Mall Gresik, Jumat (10/4/2026)
Selawe.com – SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Gress of Champions Vol. 2 yang digelar di Gress Mall Gresik, Jumat (10/4/2026), tim Spemdalas berhasil meraih Juara 2 setelah melalui persaingan ketat antar tim.
Tim yang beranggotakan Raquella Khanza, Dyandra Arrahmi, dan Farisa Azra Rahmania dari kelas 8 Erbium tampil stabil sejak babak awal hingga final.
Waka Kurikulum Spemdalas, Jamilah, S.Si., M.Si. menyampaikan mereka mampu melewati berbagai tahap lomba yang menguji kemampuan pengetahuan umum, IPA, IPS, daya ingat, hingga tantangan matematika dan praktikum.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil dari kerja keras siswa, bimbingan guru, dan doa bersama. Kami bersyukur Spemdalas bisa kembali masuk final untuk kedua kalinya. Ini menunjukkan konsistensi dan semangat belajar siswa yang terus terjaga,” jelasnya.
Dia menuturkan, bahwa keberhasilan ini tidak hanya dilihat dari hasil akhir, tetapi juga dari proses yang dilalui siswa.
“Kami bangga pada prosesnya, latihan, kekompakan tim, dan mental pantang menyerah yang mereka tunjukkan selama persiapan hingga pelaksanaan lomba,” ujarnya.
Dia berharap, pestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi dan berani menghadapi berbagai kompetisi. “Spemdalas kembali menunjukkan eksistensinya sebagai sekolah yang konsisten mencetak generasi berprestasi,” ucapnya.
Percaya Diri
Sementara itu, para anggota tim mengaku telah melakukan persiapan secara rutin. Raquella Khanza, salah satunya. Dia mengatakan saling menguatkan dengan tim.
“Kami belajar bersama dan saling menguatkan. Itu yang membuat kami bisa tampil percaya diri,” ucapnya.
Hal serupa juga paparkan Dyandra Arrahmi. Dia mengaku bahwa latihan soal dan simulasi menjadi bagian penting dalam persiapan. “Kami terbiasa berlatih cepat dan tepat, jadi saat lomba lebih siap,” ujarnya.
Sedangkan Farisa Azra Rahmania mengungkapkan suasana tegang sempat dirasakan di babak final.
“Deg-degan pasti, tapi kami saling menyemangati dan tetap fokus sampai akhir,” tuturnya. (*)
Penulis Ria Rizaniyah. Editor Ichwan Arif.












