
Selawe.com – Siswa kelas X5 Abdurrahman Insan Pambudi dan Ibni Rafif Sakhi Saputra X3 SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik merah medali perunggu dalam cabang olahraga (cabor) tenis meja dalam ajang The 1st Muhammadiyah, Ahad (17/5/2026).
Abdurrahman Insan Pambudi mengaku setelah meraih medali, perasaan tak menentu. Antara terharu, bahagia, dan bangga.
“Perasaan kami tentu sangat bersyukur dan bangga. Bisa berdiri di podium ketiga untuk pertandingan pertama kami adalah sebuah pencapaian luar biasa bagi kami,” katanya.
Dia menyampaikan, ada sedikit rasa penasaran karena target awal ingin menembus final, tetapi hasil ini tetap menjadi validasi atas kerja keras, latihan intensif, dan mandi keringat yang kami lakukan selama ini.
“Juara III ini kami dedikasikan untuk semua yang sudah mendukung kami terutama sekolah kami tercinta SMA Muhammadiyah 10 GKB serta bapak/ibu guru yang mendampingi kami dari awal hingga akhir,” ucapnya.
Menjaga Fokus
Rekan setim Abdurrahman Insan Pambudi, Ibni Rafif Sakhi Saputra mengatakan dalam pertandingan yang sangat a lot iin, kendala utama ketika bertanding adalah konsistensi menjaga fokus dan adaptasi strategi di poin-poin kritis.
“Di sektor ganda, dinamika permainan berjalan sangat cepat. Ketika lawan mengubah pola servis atau arah smash, kami sempat beberapa kali terlambat mengantisipasi dan melakukan unforced errors (kesalahan sendiri),” ucapnya.
Selain itu, lanjutnya, menjaga ego masing-masing di lapangan agar rotasi posisi tetap solid di bawah tekanan mental yang tinggi juga menjadi tantangan tersendiri.
“Kunci utamanya adalah komunikasi yang solid dan saling percaya. Dalam nomor ganda, kami tidak bisa bermain sendiri; jika yang satu down, yang lain harus mengangkat. Kami selalu berkomunikasi di setiap jeda poin untuk mengevaluasi taktik lawan,” paparnya.
Selain itu, tambahnya, kedisiplinan saat transisi dari bertahan ke menyerang serta mental pantang menyerah—terus mengejar bola ke mana pun arahnya—menjadi faktor penentu kami bisa mengamankan podium ketiga ini.
Koordinator Bina Prestasi Pengembangan Diri Ika Rizki Wahyu Windarti, S.Pd. mengaku prestasi yang telah diraih siswa Smamio semoga menjadi motivasi bagi atlet lain di cabor atletik juga bisa meraih hasil yang terbaik.
“Prestasi ini sangat penting untuk bisa mengangkat prestasi siswa Smamio yang masih menyisahkan pertandingan di cabor atletik. Khususnya untuk Abdurrahman Insan Pambudi dan Ibni Rafif Sakhi Saputra supaya prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan sehingga bisa meraih prestasi membanggakan kembali,” harapnya. (*)
Penulis Ichwan Arif












