Liputan

Hadirkan Polisi di Kelas, OTM Spemdalas Jelaskan Menjaga Keamanan Lingkungan Pelajar

14
×

Hadirkan Polisi di Kelas, OTM Spemdalas Jelaskan Menjaga Keamanan Lingkungan Pelajar

Sebarkan artikel ini
Bripka Jepry Rasup Timor, S.H.
Bripka Jepry Rasup Timor, S.H. saat menyampaikan materi dalam Orang Tua Mengajar Spemdalas

Selawe.com – SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik melaksanakan kegiatan Orang Tua Mengajar (OTM), Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kelas VII Discipline tersebut menghadirkan Bripka Jepry Rasup Timor, S.H., anggota kepolisian sekaligus wali siswa dari Siena Fauziah Ghasani Timor.

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Jepry Rasup Timor, S.H. menyampaikan materi tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan pelajar, kedisiplinan, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

Materi dikemas secara interaktif melalui presentasi, diskusi, dan yel-yel kelompok yang membuat suasana kelas semakin semangat dan menyenangkan.

Saat kegiatan berlangsung, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dengan yel-yel khas masing-masing. Ketika narasumber bertanya, “Siapa kamu?” Setiap kelompok menjawab dengan penuh semangat, seperti “Anak Sehat”, “Anak Kuat”, dan “Anak Sukses”.

Selain itu, tiga siswa juga diberi kesempatan maju ke depan kelas untuk menyampaikan cita-cita serta usaha yang telah mereka lakukan demi meraih kesuksesan. Ketiga siswa tersebut yakni Nararya Esthi Pangayuh, Reza Nabhan Narendra, dan Syafira Nazwa Firzani.

Wali kelas 7 Discipline, Fihalisa Mughi Tri Alya, S.Hum., mengungkapkan rasa senangnya terhadap pelaksanaan kegiatan OTM hari itu.

“Senang sekali melihat kegiatan hari ini berjalan mulus dan tertib. Suasana kelas yang seru dan penuh inspirasi membuat anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang tak terlupakan,” ujarnya.

Menurut Fihalisa Mughi Tri Alya, S.Hum., kegiatan OTM memberikan pengalaman nyata bagi siswa untuk belajar langsung dari anggota kepolisian tentang pentingnya disiplin dan menjaga keamanan demi masa depan yang lebih tertib.

“Momen ini juga memotivasi siswa agar selalu bangga berbuat baik dan taat aturan,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kolaborasi antara sekolah dan orang tua sangat penting untuk mendukung perkembangan karakter siswa.

“Kehadiran orang tua dengan beragam profesi memberikan gambaran nyata terkait cita-cita yang diimpikan siswa. Anak-anak menjadi lebih termotivasi dan merasa didukung,” jelasnya.

Antusias siswa terlihat semakin meningkat selama kegiatan berlangsung. Meski pada awalnya beberapa siswa tampak canggung, suasana kelas berubah menjadi lebih hangat dan ceria setelah kegiatan berjalan beberapa menit.

“Kebetulan orang tua memberikan apresiasi untuk semua siswa sehingga semangat mereka lebih tinggi lagi selama kegiatan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, siswa tidak hanya mendapatkan wawasan tentang keamanan dan kedisiplinan, tetapi juga belajar membangun rasa percaya diri serta keberanian untuk menyampaikan cita-cita di depan umum.

“Semoga anak-anak selalu mengingat apa yang telah disampaikan, terlebih dalam hal kedisiplinan, karena hal tersebut menjadi sumber penting di masa depan mereka,” pungkasnya. (*)

Penulis Risma Oktavia. Editor Ichwan Arif.