Liputan

Spemdalas Raih Penghargaa Sekolah Model PM dan KKA di Simposium Nasional

12
×

Spemdalas Raih Penghargaa Sekolah Model PM dan KKA di Simposium Nasional

Sebarkan artikel ini
Spemdalasa
Kepala Spemdalas, Yugo Triawanto, M.Si. menerima Awarding Sekolah Model PM dan KKA pada Simposium Nasional Guru Muhammadiyah

Selawe.co – SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik Raih Awarding Sekolah Model PM dan KKA pada Simposium Nasional Guru Muhammadiyah

Prestasi membanggakan diraih SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik dalam rangkaian Simposium Nasional Guru Muhammadiyah yang digelar di Hall Sang Pencerah lantai 8 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Kamis (7/5/2026).

Pada kegiatan tersebut, Spemdalas menerima Awarding Sekolah Model Pembelajaran Mendalam, Koding dan Kecerdasan Artifisial (PM & KKA) dari Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada sekolah Muhammadiyah yang dinilai mampu mengembangkan inovasi pendidikan berbasis pembelajaran mendalam, penguatan koding, serta implementasi kecerdasan artifisial dalam proses pembelajaran.

Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Spemdalas, Yugo Triawanto, M.Si. di hadapan peserta simposium yang terdiri dari guru-guru Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik.

Usai menerima penghargaan, Yugo menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Spemdalas.

“Alhamdulillah, semoga Spemdalas bisa menjadi teladan sebagai sekolah yang mengimplementasikan pembelajaran mendalam dan KKA,” ujarnya.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh civitas sekolah untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan keislaman yang menjadi ciri khas pendidikan Muhammadiyah.

Momentum penghargaan ini juga selaras dengan semangat Simposium Nasional Guru Muhammadiyah yang mengangkat tema “Guru Muhammadiyah: Inspiratif, Inovatif, dan Kolaboratif untuk Pendidikan Bermutu”. (*)

Penulis Ain Nurwindasari. Editor Ichwan Arif.