Liputan

PCM GKB Gandeng Dinas Pertanian Pastikan Daging Kurban Aman dan Halal

14
×

PCM GKB Gandeng Dinas Pertanian Pastikan Daging Kurban Aman dan Halal

Sebarkan artikel ini
Dinas Pertanian
PCM GKB Gandeng Dinas Pertanian Pastikan Daging Kurban Aman dan Halal

Selawe.com – Semangat Iduladha 1447 H di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik tidak hanya diwujudkan melalui penyembelihan hewan kurban, tetapi juga kepedulian terhadap kesehatan dan keamanan pangan masyarakat.

PCM GKB bekerja sama dengan Dinas Pertanian Bidang Peternakan Kabupaten Gresik melaksanakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Masjid Taqwa Spemdalas, Kecamatan Manyar.

Pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap, yaitu pemeriksaan antemortem pada Selasa (26/05/2026) sebelum hewan disembelih, serta pemeriksaan postmortem pada Rabu (27/05/2026) setelah proses penyembelihan berlangsung.

Suasana pemeriksaan berlangsung tertib dan penuh kehati-hatian. Tim dokter hewan memeriksa kondisi fisik hewan kurban satu per satu untuk memastikan seluruh hewan dalam keadaan sehat dan layak disembelih sesuai syariat Islam.

drh. Aqmarina Artyadinda yang memimpin pemeriksaan antemortem menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan pada bagian gigi, kuku, hingga kondisi kulit hewan.

“Kami dapat mengetahui kondisi kesehatan hewan sebelum disembelih sehingga dapat mencegah penyebaran penyakit menular dari hewan kepada manusia,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemeriksaan ini juga penting untuk memastikan hewan memenuhi syarat kurban, termasuk cukup umur dan tidak memiliki cacat fisik yang mengurangi kesempurnaan ibadah kurban.

Setelah proses penyembelihan selesai, tim kembali melakukan pemeriksaan postmortem untuk memastikan kualitas daging dan organ dalam tetap aman dikonsumsi masyarakat. Pemeriksaan dilakukan bersama drh. Alya Zahra Firdani serta mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, Maulidi Riza Faridalloh dan Adnan Ridho Wibowo.

Beberapa organ yang diperiksa meliputi hati (hepar), karkas, jantung, limpa, hingga paru-paru. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi kemungkinan adanya kelainan atau penyakit yang tidak tampak dari luar tubuh hewan.

“Postmortem dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan organ dan karkas setelah penyembelihan, mendeteksi adanya kelainan yang dapat membahayakan konsumen, dan memastikan daging serta organ yang beredar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) untuk dikonsumsi,” terang drh. Aqmarina.

Hasil pemeriksaan menunjukkan kabar menggembirakan. Seluruh daging kurban dinyatakan layak konsumsi.

“Alhamdulillah, daging kurban masih layak untuk dikonsumsi dan kami menyarankan untuk dimasak hingga matang sempurna untuk menjaga keamanan pangan,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para pekurban. Salah satunya Hamida, warga Randuagung, Kebomas, Gresik, yang merasa tenang karena proses kurban dilakukan secara profesional dan sesuai syariat.

“Alhamdulillah, semua proses sesuai syariat dan terjamin kesehatan daging kurbannya. Saya bersyukur bisa berkurban di Spemdalas yang selalu mengusahakan yang terbaik untuk kurban ini,” tuturnya.

Perlayanan Terbaik

Sementara itu, Ketua Kantor Layanan Lazismu GKB, Suwono, S.TP., M.M., menyampaikan bahwa kerja sama dengan Dinas Pertanian Bidang Peternakan Kabupaten Gresik sudah berjalan selama empat tahun terakhir sejak 2022.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan hewan kurban merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus pelayanan terbaik kepada masyarakat dan para pekurban.

“Kami harus memastikan bahwa hewan kurban secara syar’i dibolehkan, artinya cukup umur, memberikan pelayanan kepada pengurban yang sebaik-baiknya, mengemban amanah dengan baik, serta memastikan keamanan pangan agar tidak ada hal berbahaya untuk dikonsumsi,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi ini, PCM GKB menunjukkan bahwa ibadah kurban tidak hanya berbicara tentang penyembelihan dan distribusi daging, tetapi juga tentang tanggung jawab menjaga kesehatan masyarakat. Kehadiran dokter hewan di tengah proses kurban menjadi bentuk ikhtiar agar masyarakat menerima daging yang benar-benar aman, sehat, dan berkualitas.

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan, langkah PCM GKB dan Dinas Peternakan Kabupaten Gresik menjadi contoh bahwa pelaksanaan kurban dapat dilakukan secara profesional, modern, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai syariat Islam.

Karena kurban terbaik bukan hanya tentang banyaknya hewan yang disembelih, tetapi juga tentang amanah, kepedulian, dan ikhtiar menjaga kebermanfaatannya bagi sesama. (*)

Penulis Mochammad Nor Qomari. Editor Ichwan Arif.