Liputan

Kepala Klinik Aisyiyah GKB Edukasi Murid Mugeb Kesehatan Mata

14
×

Kepala Klinik Aisyiyah GKB Edukasi Murid Mugeb Kesehatan Mata

Sebarkan artikel ini

Selawe.com – SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb Primary School) Gresik menghadirkan Pimpinan Klinik Aisyiyah GKB Gresik, dr. Nunang Yuliawan, sebagai guru tamu dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (16/7/2026). Mengusung tema “Healthy Kids, Happy Future”, kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan menjaga kesehatan mata sejak usia dini.

Seluruh murid kelas I mengikuti edukasi tentang fungsi mata, cara merawat kesehatan penglihatan, serta kebiasaan yang dapat mencegah gangguan mata.

Dalam pemaparannya, dr. Nunang menjelaskan bahwa mata merupakan organ penting untuk mendukung aktivitas belajar dan meraih cita-cita. Ia mengenalkan bagian-bagian mata, termasuk lensa dan otot siliaris yang berperan mengatur fokus penglihatan.

Menurutnya, kebiasaan membaca dengan jarak terlalu dekat atau menatap gawai terlalu lama dapat membuat otot mata bekerja lebih keras. Karena itu, anak-anak dianjurkan memberi waktu istirahat pada mata dengan sesekali memandang objek yang jauh.

“Kalau membaca atau menggunakan HP, sesekali lihat ke arah yang jauh agar otot mata bisa beristirahat,” jelasnya.

Sesi berlangsung interaktif melalui berbagai pertanyaan dari para murid. Alesya dari kelas 1 Bougenville menanyakan makanan yang baik untuk kesehatan mata. dr. Nunang menjelaskan bahwa konsumsi sayur, buah, ikan, dan makanan bergizi membantu menjaga kesehatan penglihatan.

Sementara itu, Syaina dari kelas 1 Aster bertanya tentang cara mengatasi mata yang kemasukan debu. dr. Nunang mengingatkan agar mata tidak digosok karena dapat melukai kornea. Ia menyarankan anak-anak berkedip beberapa kali agar air mata membantu mengeluarkan debu secara alami.

Pertanyaan lain datang dari Nara yang ingin mengetahui apakah kacamata boleh dipinjamkan kepada teman. dr. Nunang menegaskan bahwa penggunaan kacamata harus sesuai dengan kondisi mata masing-masing sehingga tidak boleh saling bertukar.

Ia juga menjelaskan bahwa infeksi pada kelopak mata atau bintitan bukan penyakit menular dan dapat diobati di fasilitas kesehatan.

Selain membahas kesehatan mata, dr. Nunang mengajak murid menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi, membatasi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, serta menjaga kebersihan diri. Ia juga mengingatkan pentingnya mencuci tangan sebelum makan dan menghabiskan makanan bergizi yang disediakan sekolah.

Melalui kegiatan guru tamu ini, Mugeb berharap murid semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mata dan menerapkan kebiasaan hidup sehat sebagai bekal mendukung proses belajar dan meraih cita-cita. (*)

Penulis Sayyidah Nuriyah