
Selawe.com – Pengalaman menjadi mahasiswa sehari kembali dirasakan siswa SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik dalam program Campus Quest Week. Kali ini, siswa berkesempatan mengikuti perkuliahan di Universitas Muhammadiyah Gresik, Selasa-Kamis (21-23/4/2026).
Salah satu peserta, Khalisya Qisma Azzalea dari kelas XI-5, mengikuti pembelajaran di Program Studi Hukum UMG. Dalam kegiatan tersebut, ia merasakan langsung suasana perkuliahan yang berbeda dari pembelajaran di sekolah.
“Hari ini aku ikut kelas pagi dari jam 08.30 sampai 10.00 untuk mata kuliah Hukum Keperdataan,” ungkap Qisma – sapaannya.
Ia mengaku pengalaman mengikuti perkuliahan tersebut sangat berkesan. “Overall selama ikut Campus Quest Week ini seru banget. Materi yang disampaikan dosennya menarik dan aku belum pernah dapat materi seperti itu sebelumnya,” ujarnya.
Dalam perkuliahan, dosen tidak hanya menyampaikan materi secara satu arah, tetapi juga melibatkan mahasiswa melalui diskusi dan studi kasus. Hal ini membuat suasana kelas terasa lebih hidup. “Selama kelas, dosennya menjelaskan sambil berinteraksi lewat studi kasus. Penyampaiannya juga fun dan interaktif,” imbuhnya.
Menurutnya, metode pembelajaran di kampus terasa berbeda dibandingkan di sekolah. “Di sini kita harus benar-benar mengikuti alur dan jadwal dari dosen, jadi lumayan menantang juga,” tambahnya.
Melalui pengalaman tersebut, Qisma juga mendapatkan gambaran tentang keterampilan yang dibutuhkan di jurusan hukum. Ia menyadari pentingnya kemampuan berpikir kritis dan objektif dalam memahami berbagai kasus.
“Di prodi hukum, kemampuan public speaking itu penting. Selain itu, kita juga harus bisa berpikir kritis dan objektif karena studi kasusnya banyak dan luas,” jelasnya.
Tak hanya menambah wawasan akademik, kegiatan ini juga membuat Khalisya lebih peka terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat. “Belajar di prodi hukum bikin aku lebih aware sama kondisi dan politik di Indonesia,” tuturnya.
Melalui program Campus Quest Week, siswa Smamio tidak hanya diperkenalkan dengan dunia kampus, tetapi juga diajak merasakan langsung dinamika perkuliahan. Pengalaman ini diharapkan dapat membantu siswa dalam menentukan pilihan studi lanjut secara lebih matang di masa depan. (*)
Penulis Novania Wulandari. Editor Ichwan Arif.












