Liputan

Dua Pesan Penting Kepala Berlian Primary School di Special Moment

12
×

Dua Pesan Penting Kepala Berlian Primary School di Special Moment

Sebarkan artikel ini
KS Berlian

Kepala SD Muhammadiyah GKB 2 Farikha Spd saat memberikan sambutan pada acara Special Moment angkatan XII (Albani Khameney)

Selawe.com – Kepala SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik (Berlian Primary School) Farikha, S.Pd, menyampaikan dua pesan penting kepada para lulusan kelas VI, yakni menjadi pribadi yang tangguh serta menjaga kebiasaan baik yang telah dibangun selama di sekolah dasar.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Special Moment Angkatan XII yang digelar di Grand Ballroom Aston Inn, Ahad (7 Juni 2026).

Acara yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VI beserta wali murid tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat. Farikha membuka suasana dengan pantun yang disambut antusias oleh para siswa.

Baju baru seragam senam

Dipakai sehari lalu dicuci

Anak-anakku kelas enam

Bagaimana kabarnya hari ini?

Sapaan tersebut langsung dijawab kompak oleh para siswa, “Alhamdulillah luar biasa Allahu Akbar yes!” yang semakin menambah semarak suasana kegiatan.

Dalam kesempatan itu, Farikha menyampaikan rasa syukur atas perjalanan enam tahun yang telah dilalui bersama para siswa. Ia menegaskan bahwa momen kelulusan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari proses panjang pembinaan dan pendampingan yang diharapkan menjadi kebanggaan bagi orang tua dan seluruh pihak yang terlibat.

Pesan pertama yang ditekankan Farikha adalah pentingnya memiliki ketangguhan mental saat memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Ia mengingatkan bahwa kehidupan di tingkat SMP akan menghadirkan tantangan yang lebih kompleks, terutama dalam hal pergaulan dan lingkungan baru.

“Anak-anakku, di SMP nanti kalian akan bertemu dengan teman-teman dari berbagai latar belakang. Kalian harus menjadi pribadi yang tangguh dan tahan banting, tidak mudah membawa perasaan, tidak mudah menangis, dan tidak mudah merajuk,” ujarnya.

Menurutnya, sikap tersebut menjadi bekal penting agar siswa mampu beradaptasi dan tetap percaya diri dalam menghadapi dinamika kehidupan remaja awal. Ia menambahkan bahwa ketangguhan bukan hanya soal fisik, tetapi juga kesiapan mental dalam menghadapi berbagai situasi.

Selain itu, Farikha juga menegaskan pesan kedua, yaitu pentingnya menjaga dan melanjutkan kebiasaan baik yang telah ditanamkan selama enam tahun di SD Muhammadiyah GKB 2.

Ia menyebutkan sejumlah amalan yang perlu dipertahankan, di antaranya salat lima waktu, salat sunnah, puasa sunnah, tilawah Al-Qur’an, bangun malam untuk salat tahajud, berinfaq, serta bersikap hormat kepada orang tua dan guru.

“Kebiasaan baik ini jangan sampai ditinggalkan. Justru harus terus dijaga dan ditingkatkan agar menjadi bekal dalam meraih cita-cita serta mendapatkan keberkahan dalam kehidupan,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh akhlak dan kedekatan kepada Allah SWT.

Dengan menjaga nilai-nilai tersebut, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salehah serta mampu membanggakan kedua orang tua.

Sebagai penutup, Farikha mempersembahkan sebuah lagu yang dinyanyikan secara langsung tanpa iringan musik. Lagu tersebut berisi pesan moral agar para siswa senantiasa menjaga adab, ibadah, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Muridku jagalah selalu adab-adabmu

Agar selamat dunia dan akhiratmu

Hiduplah mulia untuk selamanya

Taat pada Allah dan Rasul-Nya

Muridku jagalah salat dan tilawah Al-Qur’anmu”

Persembahan tersebut menjadi penegas pesan yang disampaikan, sekaligus menutup rangkaian inspirational speech dengan suasana yang penuh semangat dan inspirasi bagi para lulusan yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. (*)

Penulis Nurul Qomariyah. Editor Ichwan Arif.