Liputan

Gathering Pembina OST Spemdalas, Bersinergi Wujudkan Prestasi Siswa

12
×

Gathering Pembina OST Spemdalas, Bersinergi Wujudkan Prestasi Siswa

Sebarkan artikel ini

Selawe.com – Menyambut dimulainya kegiatan ekstrakurikuler (OST) Semester Gasal Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) menggelar Gathering Pembina OST pada Rabu (5/8/2026) di Ruang Kader Sang Pencerah.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, melakukan refleksi pelaksanaan program semester sebelumnya, sekaligus menyamakan persepsi seluruh pembina dalam menyusun langkah strategis pembinaan ekstrakurikuler selama satu semester ke depan.

Gathering diikuti oleh seluruh pembina ekstrakurikuler dengan agenda koordinasi pelaksanaan OST Semester Gasal 2026/2027, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai pembina OST, penyampaian teknis pembinaan, serta penyusunan program kerja yang akan dilaksanakan di masing-masing ekstrakurikuler.

Kepala SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, Yugo Triawanto, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ekstrakurikuler merupakan sarana penting dalam membentuk karakter peserta didik, bukan sekadar tempat mengembangkan keterampilan.

“Keuletan, kedisiplinan, dan semangat berproses perlu terus ditanamkan kepada anak-anak sesuai dengan passion dan pilihan mereka. Mungkin yang terlihat hanya latihan memegang atau mengoper bola, memainkan alat musik, atau berlatih teknik tertentu. Namun, nilai-nilai yang sesungguhnya sedang dibangun adalah karakter disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah,” ujarnya.

Menurut Yugo, prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang harus didampingi oleh para pembina yang kompeten di bidangnya masing-masing.

“Kita memahami bahwa banyak siswa memiliki potensi luar biasa di bidang nonakademik. Melalui OST inilah mereka menempa diri, belajar bekerja sama, berkompetisi secara sehat, dan mempersiapkan bekal untuk menghadapi kehidupan di masa depan,” tambahnya.

Melalui Gathering Pembina OST ini, SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik semakin meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan kegiatan ekstrakurikuler yang berkualitas, inovatif, dan berdampak.

Dengan sinergi seluruh pembina, sekolah optimistis setiap ekstrakurikuler mampu menjadi ruang tumbuh bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, membentuk karakter unggul, serta mengukir prestasi di berbagai bidang, sejalan dengan visi Spemdalas sebagai sekolah yang berprestasi, berbudi, dan peduli.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ichwan Arif, S.S., M.Hum., menyampaikan bahwa setiap siswa memiliki tujuan yang berbeda ketika mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.

“Ada siswa yang mengikuti OST untuk mengejar prestasi, namun ada pula yang bergabung karena ingin bersenang-senang, menyalurkan hobi, dan mencari pengalaman baru. Apa pun motivasinya, pembina harus mampu menghadirkan pembinaan yang menyenangkan sekaligus bermakna sehingga setiap siswa dapat berkembang sesuai potensinya,” jelasnya.

Koordinator OST SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, Desy Suryani, M.Pd., berharap gathering ini menjadi titik awal untuk memperkuat kolaborasi seluruh pembina dalam mendampingi peserta didik melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

“Saya berharap kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat sinergi seluruh pembina dalam membina peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler,” ujarnya.

“Melalui semangat ‘Bersinergi dalam Membina, Berkarya untuk Prestasi’, kami ingin membangun komitmen bersama agar setiap OST tidak hanya menjadi wadah pengembangan minat dan bakat, tetapi juga mampu melahirkan karakter, kreativitas, dan prestasi siswa. Semoga semangat kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diwujudkan dalam pelaksanaan program OST sepanjang semester ini,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, pelatih Catur Spemdalas, Nur Tama Yoga yang juga sebagai binpres Percasi Gresik, menilai bahwa keberhasilan pembinaan ekstrakurikuler tidak hanya diukur dari jumlah piala yang diraih, tetapi juga dari karakter yang terbentuk selama proses latihan.

“Di ekstrakurikuler catur, siswa belajar berpikir kritis, sabar, disiplin, bertanggung jawab, dan berani mengambil keputusan. Nilai-nilai inilah yang terus kami tanamkan kepada siswa. Prestasi memang menjadi target, tetapi pembentukan karakter merupakan tujuan utama yang akan menjadi bekal mereka dalam kehidupan,” ungkapnya. (*)

Penulis Ria Rizaniyah Editor Sayyidah Nuriyah