
Selawe.com – Dalam rangka menguatkan nilai-nilai spiritual dan membangun budaya Qurani di lingkungan sekolah, guru dan karyawan (Gukar) SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) Gresik GKB melaksanakan kegiatan Tadarus Al-Quran selama bulan Ramadhan, Jumat (20/2/2026).
Kegiatan tadarus ini dilaksanakan setiap hari Senin hingga Jumat, pukul 13.10–13.40 WIB, setelah kultum Ramadan. Pelaksanaannya dibagi ke dalam dua lokasi, yaitu ustadzah bertadarus di CAC 1, sedangkan ustadz melaksanakan tadarus di perpustakaan sekolah.
Program tadarus Ramadhan ini mengusung target one day one juz, yang diakumulasikan dengan tadarus mandiri di rumah. Seluruh capaian bacaan dicatat melalui sistem daring sekolah sebagai bentuk komitmen dan kedisiplinan bersama.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Ismuba, Ain Nurwindasari, MIRKH. menjelaskan bahwa kegiatan tadarus bersama ini memiliki tujuan strategis dalam penguatan karakter religius warga sekolah.
“Tujuan tadarus one day one juz ini adalah untuk membangun budaya Qurani di sekolah serta memperkuat spiritualitas guru dan karyawan agar tetap terhubung dengan Al-Quran di tengah kesibukan tugas,” ungkapnya.
Ia menambahkan, program ini juga selaras dengan pembiasaan yang dicanangkan oleh Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik.
“Salah satu pembiasaan tersebut adalah mengaji minimal satu juz dalam satu bulan. Karena ini momentum bulan Ramadhan, maka peningkatan kualitas sekaligus kuantitas ibadah kami rasa sangat relevan untuk digalakkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa tadarus bersama memberikan dampak positif bagi para guru dan karyawan. “Manfaat yang dirasakan antara lain tumbuhnya ketenangan hati, keberkahan dalam bekerja, serta semakin eratnya ukhuwah dan semangat kebersamaan dalam kebaikan,” tuturnya.
Dia berharap kegiatan tadarus ini tidak berhenti sebagai program Ramadhan semata, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.
“Harapannya, tadarus bersama ini bisa menjadi kebiasaan yang istiqamah, serta membawa keberkahan bagi pribadi, keluarga, dan juga sekolah,” ungkapnya. (*)
Penulis Risma Oktavia. Editor Ichwan Arif.












