Liputan

Siswa Mugeb Sukses Juara 2 Kejurprov Taekwondo Jatim 2026

10
×

Siswa Mugeb Sukses Juara 2 Kejurprov Taekwondo Jatim 2026

Sebarkan artikel ini

Selawe.com – Prestasi membanggakan kembali lahir dari dunia olahraga pelajar. Fatih Asyraff Putrahendri, atlet muda yang bersekolah di Mugeb Primary School, berhasil meraih posisi kedua pada kategori Poomsae Freestyle Cadet M Individual dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo Indonesia Antar Club 2026.

Ajang yang diselenggarakan oleh KONI Jawa Timur bersama Pemerintah Provinsi Jatim dan Pengprov TI Jatim ini menjadi pembuktian bagi Asyraff yang baru mendalami kategori freestyle selama dua bulan. Sebelumnya, siswa kelas VI Biola ini lebih aktif berkompetisi di kelas Kyorugi (pertarungan).

“Saya sangat bersyukur. Awalnya tidak menyangka karena persiapan untuk kelas freestyle ini cukup singkat, hanya dua bulan dari idealnya enam hingga delapan bulan,” ujar Asyraff saat diwawancarai, Kamis (7/5/2026).

Kedisiplinan Latihan dan Teknik Tinggi

Keberhasilan Asyraff tidak lepas dari jadwal latihan yang sangat ketat. Di bawah arahan Sabeum Habil dari Gresik Taekwondo Academy, ia menjalani dua sesi latihan setiap hari. Sesi pagi berlangsung pukul 05.00–07.00 WIB, dilanjutkan sesi sore pukul 14.00–19.00 WIB.

Dalam persiapannya, Asyraff mengasah berbagai teknik sulit, seperti jumping side kick, spinning kick 540 derajat (1,5 putaran), hingga gerakan akrobatik back flip (salto belakang). Disiplin ini ia lakukan demi menjaga kerapian gerakan yang menjadi poin utama dalam kategori seni ini.

“Pernah merasa sangat lelah karena latihan setiap hari, tetapi saya selalu memotivasi diri sendiri. Jika tidak latihan, saya tidak akan bisa menang,” tegasnya.

Pada ajang tersebut itu, Asyraff menjadi satu-satunya atlet perwakilan klubnya yang turun di kategori freestyle pada kejuaraan tingkat provinsi tersebut.

Peran Krusial Pelatih dan Mental Bertanding

Selain teknik, aspek mental menjadi faktor penentu kemenangan Asyraff di atas matras. Ia mengungkapkan, dukungan Sabeum Ecak sangat berpengaruh dalam menjaga kepercayaan dirinya saat menghadapi lawan yang lebih berpengalaman.

Sabeum Ecak sangat memahami kondisi psikologis Asyraff. Pelatih ini kerap memberikan motivasi khusus agar anak didiknya tersebut tidak merasa rendah diri.

“Beliau tahu mentalku. Dulu aku sering merasa iri melihat kemampuan lawan. Saat musuhku sedang bertanding, Sabeum Ecak sengaja pasang badan menutupi pandanganku agar aku tidak melihat mereka dan tetap fokus pada semangatku sendiri,” ungkap Asyraff.

Kehadiran pelatih yang suportif ini membantu Asyraff bangkit dari kegagalan di Kejurprov tahun lalu. Evaluasi dari pelatih serta dukungan dari lingkungan sekitar menjadi bahan bakar bagi Asyraff untuk membuktikan kemampuannya di tingkat provinsi.

Dukungan Keluarga dan Target Kejurnas

Dukungan penuh dari orang tua, Mia Ika Dewisavitri dan Hendri Dwi Yulianto, melengkapi kesuksesan Asyraff. Sang bunda secara khusus menjaga asupan nutrisi protein dan serat, sementara sang ayah terus mendorongnya untuk berani mengambil tantangan baru di luar zona nyaman.

Selain berprestasi di matras, Asyraff juga terkenal aktif di sekolah sebagai Ketua IPM SD Muhammadiyah 1 GKB. Sebelumnya, ia tercatat sering menembus babak semifinal kompetisi matematika (KMNR) dan menjuarai berbagai lomba pidato serta aktif di bidang public speaking.

Kini, Asyraff langsung fokus menatap kompetisi berikutnya. Ia dijadwalkan akan bertanding di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada 5-7 Juni 2026. Fokus utamanya saat ini adalah memperkuat stamina, daya ledak lompatan, serta ketepatan teknik untuk membawa pulang medali emas. (*)

Penulis Sayyidah Nuriyah