Liputan

Siswa Mugeb Belajar Konservasi Mangrove di Wonorejo

16
×

Siswa Mugeb Belajar Konservasi Mangrove di Wonorejo

Sebarkan artikel ini

Selawe.com – Sebanyak tiga armada bus yang membawa siswa kelas 5 SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb) Gresik tiba di Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya, Selasa (21/4/2026). Kunjungan edukasi ini bertujuan untuk mengenalkan ekosistem pesisir dan teknik konservasi alam secara langsung kepada siswa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Siti Lathifah S.Pd., menekankan pentingnya kewaspadaan selama berkegiatan di alam terbuka. “Menjaga keselamatan diri menjadi tanggung jawab masing-masing. Mari patuhi tata tertib dan jaga sikap selama di lokasi,” tegasnya saat memberikan pengarahan sebelum keberangkatan. Mereka lantas berdoa bersama.

Sesampainya di lokasi, para siswa terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama menyusuri jogging track hutan bakau, sementara kelompok lainnya menaiki perahu mesin menuju area konservasi. Selama observasi darat, pemandu wisata menjelaskan berbagai jenis vegetasi, seperti pohon Silokarpus dan Nipah.

Interaksi dengan fauna lokal juga menjadi sorotan. Siswa sempat menyaksikan kera ekor panjang yang bergelantungan di sekitar jalur setapak. Pemandu memastikan bahwa ekosistem ini aman bagi pengunjung selama mereka tetap berada di jalur yang ditentukan.

Puncak kegiatan dilakukan di dermaga kedua, di mana siswa mendapatkan materi mengenai fungsi ekologis bakau dalam mencegah abrasi. Pemandu Ekowisata, David, menjelaskan bahwa pohon bakau merupakan benteng utama pelindung lapisan tanah dasar laut dari gerusan gelombang pasang surut.

“Pohon bakau bertugas menjaga lapisan tanah agar tidak terkikis oleh pergerakan gelombang,” jelas David di hadapan para siswa.

Kegiatan berakhir dengan praktik menanam bibit bakau. Para siswa belajar menanam bibit menggunakan polybag, menimbunnya dengan tanah, hingga mengikat batang pada penyangga bambu. Melalui praktik ini, siswa diharapkan memiliki kesadaran praktis mengenai pentingnya pelestarian lingkungan sejak dini. (*)

Penulis Septemdira Intan Sari Suprobowati Editor Sayyidah Nuriyah