Liputan

Ujian Praktik PJOK Kelas I Berlian Primary School Tanamkan Kebiasaan CTPS Sejak Dini

11
×

Ujian Praktik PJOK Kelas I Berlian Primary School Tanamkan Kebiasaan CTPS Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
SD Berlian
Dzurrotul Hamiedah, S.Pd. sedang menguji praktik cuci tangan pakai sabun siswa kelas I Al Aqsha

Selawe.com – Suasana berbeda tampak di SD Muhammadiyah GKB 2 Berlian Primary School pada Senin (19/5/2026).

Sebanyak lima kelas mengikuti ujian praktik Sumatif Akhir Tahun mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dengan tema Merawat Kesehatan Tubuh melalui praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).

Kegiatan ini diikuti seluruh siswa kelas I yang terbagi dalam lima rombongan belajar. Sebelum praktik dimulai, masing-masing kelas terlebih dahulu melaksanakan senam bersama di kelas masing-masing.

Suasana tampak meriah karena para siswa mengikuti gerakan dengan penuh semangat. Usai senam, guru melakukan review materi PJOK yang sebelumnya telah dipelajari siswa tentang cara merawat dan menjaga tubuh agar tetap sehat. Dalam sesi tersebut, siswa diajak mengingat kembali kebiasaan hidup sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Guru mengingatkan bahwa salah satu cara sederhana namun sangat penting untuk menjaga kesehatan adalah selalu mencuci tangan sebelum makan dan setelah melakukan berbagai aktivitas.

Di salah satu kelas, tepatnya di kelas 1 Al Aqsha, guru mata pelajaran PJOK Dzurrotul Hamiedah S.Pd memberikan motivasi kepada para siswa agar melakukan enam langkah CTPS dengan benar.

Ia juga memperagakan langsung gerakan cuci tangan di depan kelas sebagai penguatan materi sebelum siswa melaksanakan praktik secara langsung menggunakan air.

Dalam ujian praktik kali ini siswa harus bisa memperagakan 6 langkah cuci tangan pakai sabun sesuai standar Kementerian Kesehatan.

Pertama, tangan dibasahi dengan air mengalir lalu digosok dengan sabun hingga berbusa. Selanjutnya, telapak tangan digosok saling berhadapan, kemudian dilanjutkan menggosok punggung tangan dan sela-sela jari secara bergantian. Siswa juga mempraktikkan cara membersihkan sela jari dengan posisi saling mengunci, serta menggosok punggung jari ke telapak tangan lainnya.

Terakhir, tangan dibilas hingga bersih di bawah air mengalir dan dikeringkan menggunakan handuk bersih. Kebiasaan kecil tersebut dinilai menjadi langkah efektif mencegah penyebaran kuman dan penyakit.

Siswa SD Berlian
Danish Atharuf Aryasyah kelas I Al Azhar dengan lancar mempraktekkan 6 langkah cuci tangan di ujian praktik PJOK

Setelah sesi review, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung. Masing-masing kelas mengirimkan lima siswa yang didampingi guru PJOK menuju lima titik wastafel yang telah ditentukan.

Para siswa tampak antusias mempraktikkan langkah demi langkah mencuci tangan dengan benar. Sambil antre, terlihat wajah-wajah mereka seperti tidak sabar ingin segera praktik sambil mereka memperhatikan teman yang sedang praktek cucitangan di urutan depan.

Waka Kurikulum Berlian Primary School, Maflukha M.Pd menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari penilaian, tetapi juga pembiasaan karakter.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini kepada seluruh siswa,” ujarnya.

Keceriaan siswa pun terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah seorang siswa mengungkapkan perasaannya setelah mengikuti praktik tersebut.

“Senang bisa praktik cuci tangan bersama teman-teman,” ungkap Ersya Arkanata sambil tersenyum.

Melalui kegiatan sederhana ini, lanjutnya, sekolah berharap kebiasaan hidup bersih tidak berhenti di lingkungan sekolah saja, tetapi juga terus diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun di lingkungan sekitar. (*)

Penulis Anita Firlyando. Editor Ichwan Arif.