Liputan

Misi Agen Hebat Bekali Murid Kelas III Hadapi Full Day School

12
×

Misi Agen Hebat Bekali Murid Kelas III Hadapi Full Day School

Sebarkan artikel ini

Selawe.com – Tim Bimbingan dan Konseling (BK) SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb) Gresik membekali murid kelas III dengan program interaktif bertajuk “Misi Agen Hebat” dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini bertujuan membantu murid beradaptasi dengan sistem pembelajaran full day school, sekaligus melatih kemandirian, pengelolaan emosi, dan kesiapan belajar.

Program BK Goes to Class diawali dengan sesi berbagi perasaan. Koordinator BK Mugeb, Sayyidah Nuriyah, S.Psi., mengajak murid mengungkapkan perasaan mereka setelah memasuki jenjang kelas III. Sebagian murid mengaku senang, sementara yang lain merasa khawatir karena jam belajar kini berlangsung hingga sore.

Menurut Sayyidah, pengenalan emosi menjadi langkah awal untuk membantu murid menghadapi masa transisi dari kelas II ke kelas III.

“Melalui validasi ini, kami berharap murid merasa didengar dan dipahami sehingga kecemasan mereka perlahan berkurang,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa murid kelas III memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan belajar yang lebih besar karena telah memiliki bekal dari jenjang sebelumnya. Para murid kemudian diajak membangun semangat dengan berani mencoba hal baru, berani bertanya, dan belajar mengelola emosi.

Suasana semakin hidup saat tim BK mengajak murid bermain lempar bola. Setiap murid yang menangkap bola diminta menjawab pertanyaan seputar perasaan dan pengalaman mereka. Permainan tersebut menjadi media bagi guru BK untuk mengenali kondisi emosional murid sekaligus melatih keberanian mereka mengekspresikan diri.

Asha Alisha Prajna Pramita dari kelas 3D mengaku merasa senang karena dapat berkumpul bersama teman-temannya. Sementara itu, Naren dari kelas 3 Egypt menyampaikan bahwa dirinya sedih ketika dijauhi teman. Hafiza dari kelas 3C mengatakan bahwa ketika bingung, ia memilih menenangkan diri terlebih dahulu sebelum bertanya kepada guru.

Selanjutnya, murid diajak mengenali potensi diri melalui kegiatan “superhero”. Mereka diminta menuliskan kekuatan yang dimiliki untuk menghadapi berbagai tantangan di sekolah. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan pola pikir bertumbuh (growth mindset) dan rasa percaya diri.

Richelle Alexandra Yudha menyebut rajin belajar dan berani mencoba hal baru sebagai kekuatan seorang superhero. Sementara itu, Al Ghafiqi menilai seorang pahlawan sekolah harus memiliki mental yang kuat.

Selain mengenali potensi diri, murid juga mengikuti simulasi penyelesaian konflik sederhana, seperti menghadapi ejekan teman. Tim BK mengajarkan cara merespons dengan tenang, tidak membalas dengan kekerasan, serta berlatih menarik napas perlahan untuk mengendalikan emosi.

Di akhir kegiatan, Sayyidah merangkum empat kebiasaan yang menjadi Super Power Anak Mugeb, yaitu berani bertanya, berani meminta maaf ketika berbuat salah, mampu mengendalikan emosi, dan suka menolong teman.

Melalui kegiatan Misi Agen Hebat, tim BK berharap murid kelas III lebih siap menjalani pembelajaran full day school dengan sikap mandiri, percaya diri, dan mampu membangun hubungan yang positif di lingkungan sekolah. (*)

Penulis Dwi Aprilia Pratiwi Editor Sayyidah Nuriyah