
Selawe.com – Sejumlah 159 murid kelas V SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb Primary School) memenuhi Averroes Hall, Kamis (6/8) pagi. Mereka antusias menyambut kehadiran guru tamu asing (foreign guest teacher) yang akan berbagi ilmu dan cerita.
Sembari menunggu, para murid bermurojaah hafalan Al-Qur’an surat Al-Mulk dengan dipandu Fahilan Nur Bachtiar, S.Pd., guru pengajar kelas V. Tak lama kemudian, tamu yang ditunggu pun tiba. Dialah Zahra Ali, seorang ilustrator digital asal London, Inggris, United Kingdom.
Zahra—sapaan akrabnya—hadir tidak sendiri. Ia didampingi Wiwik Indrawati, S.Pd., dan Abdullah Alfarobi, S.Si., guru SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik (Spemdalas GKB Gresik), serta Renata Sherafina dan Aqila Askha Rizaldy, murid kelas VIII Spemdalas GKB.
Setibanya rombongan guest teacher, kegiatan pun diambil alih oleh Renata dan Aqila yang bertugas sebagai pemandu acara. Keduanya menyapa para murid Mugeb PS yang menyambut dengan antusias. Selepas salam dan sapa, sesi berlanjut dengan sharing session bersama Miss Zahra Ali.
Zahra membuka sesi sharing dengan pertanyaan, “Can you tell me where London is? (Bisakah kalian memberitahuku di mana London berada? -red)” sembari menampilkan gambar peta buta Inggris.
Para murid pun berebut menjawab dengan antusias. Namun, belum ada yang berhasil menjawab dengan tepat hingga Zahra menunjukkan titik lokasi Kota London pada peta.
Sharing session berlanjut dengan Zahra memperkenalkan beragam objek wisata dan tempat bersejarah di London, seperti Big Ben, London Eye, Buckingham Palace, dan sebagainya.
Selepas sesi penyampaian materi, tibalah sesi tanya jawab. Para murid kelas V begitu antusias mengajukan berbagai pertanyaan yang kemudian dijawab oleh Miss Zahra.
Pertanyaan pertama datang dari Mikhayla Rizkita Kusuma dari kelas 5 Cut Nyak Dien. Ia menanyakan tentang jumlah musim yang terjadi di London.
“We have four seasons in London. They are summer, autumn, winter, and spring. (Kami memiliki empat musim di London. Musim panas, gugur, dingin, dan musim semi),” jelas Zahra.
Muhammad Sholahuddin Al Ayyubi dari kelas 5 Adam Malik melayangkan pertanyaan kedua tentang berapa lama Miss Zahra akan tinggal di Indonesia.
“I’ve been staying here for two weeks, and I will stay for around three more weeks. (Aku sudah tinggal di sini selama dua pekan dan akan tinggal di sini sekitar tiga pekan lagi),” jelasnya.
Seusai sesi tanya jawab, para murid diajak membuat es krim harapan dari kertas lipat. Masing-masing murid menerima selembar kertas yang kemudian dilipat hingga menyerupai bentuk es krim.
Di bagian dalam es krim tersebut, mereka menuliskan cita-cita atau impian serta cara untuk mencapainya. Di akhir sesi, Miss Zahra dan para murid berfoto bersama sembari menunjukkan hasil karya yang baru saja mereka buat. Es krim harapan itu menjadi motivasi bagi para murid untuk semakin bersemangat meraih cita-cita yang telah mereka tuliskan. (*)
Penulis Septemdira I. S. Suprobowati Editor Sayyidah Nuriyah









