Liputan

Serunya Murid Mugeb Merangkai Cerita bersama Guru dari Malaysia

8
×

Serunya Murid Mugeb Merangkai Cerita bersama Guru dari Malaysia

Sebarkan artikel ini

Selawe.com – Hari Jumat (21/8) siang itu, selepas kepulangan murid SD Muhammadiyah GKB Gresik (Mugeb Primary School), suasana di sekitar sekolah masih tampak ramai. Hal ini disebabkan adanya kegiatan ekstrakurikuler yang biasa disebut Olahraga, Seni, dan Teknologi (OST) dan Specta Class, yaitu kelas pembinaan bagi murid untuk menghadapi berbagai kompetisi. Di antaranya Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris (English Class).

​Septemdira Intan Sari Suprobowati, M.Pd. selaku pembina English Class siang itu melangkah menuju ruang kelas IV Dolphin beriringan dengan seorang pemuda yang tampak asing, tetapi familier. Para murid peserta English Class sontak bersorak gembira begitu melihat sosok pemuda tersebut. Dialah Teoh Shey Jun, guru tamu asing asal Malaysia yang tengah menjalani program mengajar di Mugeb.

​Setelah mengarahkan para murid untuk membereskan makan siang dan bersiap-siap, Sari—sapaan akrab Septemdira—pun membuka kelas siang itu dengan memperkenalkan Mister Jun, sapaan akrab Teoh Shey Jun.

​”Baik, anak-anak. Hari ini kita akan bermain dan belajar bersama dengan Mister Jun,” jelas Sari.

​”Mister Jun, tolong perkenalkan diri Anda kepada para murid,” imbuh Sari dalam bahasa Inggris.

Perkenalan

​Mister Jun pun memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama, usia, dan negara asalnya.

​”Hello! Nama saya Teoh Shey Jun, tetapi bisa dipanggil Jun atau Mister Jun. Saya berusia dua puluh satu tahun dan berasal dari Malaysia,” Jun memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris.

​Lebih lanjut, Sari menjelaskan bahwa siang itu para murid bersama Mister Jun akan mempraktikkan kembali materi perkenalan diri yang telah dipelajari minggu lalu, yang kemudian dilanjutkan dengan membuat cerita berantai.

​”Jadi, satu orang akan membuat sebuah kalimat, yang kemudian akan dilanjutkan oleh orang di sampingnya secara bergantian. Satu orang hanya akan menyampaikan satu kalimat dalam sekali giliran,” terang Sari.

​Para murid, Mister Jun, dan Sari pun duduk melingkar di atas lantai. Setelah dilakukan pemilihan secara acak, terpilihlah Muhammad Khaizuran Bagaskara dari kelas IV Bird untuk memulai rangkaian perkenalan diri ini.

​”My name is Muhammad Khaizuran Bagaskara, you can call me Bagas. I’m ten years old. I’m from IV Bird class and my hobby is drawing (Nama saya Muhammad Khaizuran Bagaskara, biasa dipanggil Bagas. Saya berusia 10 tahun dan berasal dari kelas IV Bird. Hobi saya adalah menggambar),” ucap Bagas.

​Satu per satu murid peserta English Class pun memperkenalkan diri. Ada yang berasal dari kelas III, kelas IV, dan kelas V. Hobi mereka pun beragam, mulai dari menggambar, bersepeda, hingga berenang. Mister Jun pun turut kembali memperkenalkan diri. Ia menyampaikan, hobinya adalah menghafal berbagai hal, sebuah hobi yang tidak biasa bagi para murid sekolah dasar.

Menyusun Cerita

​Setelah semua selesai memperkenalkan diri, tibalah saatnya menyusun cerita. Kalimat pertama dimulai oleh Mister Jun.

​”One day, a student saw an empty house (Suatu hari, seorang murid melihat sebuah rumah kosong),” Mister Jun membuka cerita.

​Laju cerita bergeser ke kiri, dilanjutkan oleh Althaf Firash Alfatih, murid kelas 4 Ant.

​”He goes into the house and sees many insects (Dia memasuki rumah itu dan melihat banyak serangga),” lanjut Althaf—sapaan akrab Althaf Firash.

​Cerita pun bergulir menjadi sangat kreatif. Mulai dari mengeksplorasi isi rumah kosong tersebut, melihat bayangan hitam besar, berlari ke hutan, terbang ke bulan, hingga menemukan harta karun berupa berkarton-karton mi instan di dalam perahu yang terabaikan, memancing gelak tawa tidak hanya dari para murid, tetapi juga Mister Jun dan Sari.

​Setelah dua putaran, cerita pun berakhir pada Rafardhan Al Ghifari Nugroho, murid kelas IV Ant, yang menutup cerita dengan kembalinya murid tokoh cerita ke bumi setelah melalui perjalanan luar angkasa yang panjang.

​Sebelum mengakhiri kelas, Sari menanyakan pendapat para murid dan Mister Jun tentang kegiatan hari itu.

​”Was it fun? (Apakah itu menyenangkan?)” tanya Sari.

​Semua pun kompak bersorak, “Yes!”

​Jarum jam menunjukkan tepat pukul 14.00 ketika kegiatan berakhir. Para murid meninggalkan ruang kelas IV Dolphin dengan senyum lebar di wajah setelah melalui kegiatan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga dapat melatih keterampilan bertutur menggunakan bahasa Inggris. Terlebih lagi, kegiatan ini dilakukan bersama guru asing yang telah menjadi idola sejak dua pekan terakhir. (*)

Penulis Septemdira Intan Sari Suprobowati Editor Sayyidah Nuriyah