
Selawe.com – Kemeriahan Indonesia Merdeka Spemdalas Ceria (IMSC) 2026 tidak hanya terasa dari riuhnya berbagai perlombaan murid. Dukungan dari Ikatan Wali Murid (Ikwam) SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik turut membuat suasana perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia semakin semarak.
Sebagai bentuk membersamai kegiatan murid yang digelar Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Spemdalas, Ikwam membuka bazar dengan enam booth pada Kamis (13/8/2026). Booth tersebut tersebar mulai dari depan Andalusia Hall, area koperasi, hingga depan kantor Pusat Bahasa Spemdalas (PBS).
Sejak pagi, para pengurus Ikwam datang untuk menyiapkan berbagai jajanan yang menjadi favorit murid. Mengenakan kostum bernuansa merah putih, mereka menata makanan dan minuman di booth yang telah disediakan sekolah. Kehadiran para wali murid tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kreativitas dan kegiatan positif yang digagas IPM.
Beragam pilihan jajanan tersedia, mulai dari makanan khas Gresik seperti nasi krawu, hingga makanan yang dekat dengan selera anak-anak seperti sate taichan, churros, cireng, kebab, brownies, es krim, dan aneka jajanan lainnya.

Membersamai Program IPM
Bazar Ikwam merupakan bagian dari program kerja Seksi Ekonomi Ikwam yang dirancang untuk mendukung sekaligus membersamai program kerja IPM dalam memeriahkan IMSC 2026.
Sebanyak 14 pengurus Ikwam turut hadir dan terlibat langsung dalam pelaksanaan bazar. Mereka bahu-membahu memastikan kebutuhan jajanan murid selama kegiatan berlangsung dapat terpenuhi.
Ketua Ikwam Spemdalas periode 2026–2028, Sukma Harum Arusnasari, menjelaskan bahwa bazar tersebut sengaja dihadirkan sebagai bentuk dukungan orang tua terhadap kegiatan yang dirancang para murid.
“Ikwan mengadakan bazar bertujuan untuk mendukung kegiatan IPM dalam rangka memeriahkan acara HUT RI,” terangnya.
Menurutnya, kehadiran bazar juga menjadi bagian dari upaya menambah kemeriahan kegiatan.
“Selain itu, bazar ini juga menambah kemeriahan dan daya tarik acara lomba murid-murid Spemdalas,” ujarnya.
Bazar mulai dibuka pukul 09.00 WIB. Para murid tampak antusias mendatangi booth yang tersedia. IPM turut membantu mengatur dan menertibkan antrean sehingga proses pembelian berlangsung tertib meskipun antrean sempat memanjang.
Jajanan Favorit Murid
Antusiasme murid terlihat dari banyaknya yang rela mengantre untuk mendapatkan jajanan favorit mereka.
Naura Aisyah Hakim, yang akrab dipanggil Rara, murid kelas VIII Erbium, memilih risol mix rasa dan wonton.
“Saya memilih risol dan wonton. Harganya standar, risol Rp10.000, sedangkan wonton Rp13.000,” ujarnya.
Ketika ditanya mengenai rasanya, Rara menjawab singkat sambil mengacungkan jempol. “Enak,” katanya.
Antusiasme serupa terlihat pada Djuro Kenzie, murid kelas IX Damascus. Ia bahkan sudah mengantre sejak pukul 08.25 WIB untuk mendapatkan es krim sandwich.
“Enak sekali, es krim sandwich-nya bertabur meses cokelat,” ungkapnya sambil menikmati jajanan.
Menurut Djuro, harga yang ditawarkan juga masih terjangkau. “Harganya tidak terlalu mahal, hanya Rp12.000,” ujarnya.
Kemeriahan IMSC 2026 pun bukan hanya tentang siapa yang menjadi pemenang lomba. Lebih dari itu, perayaan tersebut menjadi momentum untuk belajar bekerja sama, berbagi peran, dan menikmati kegembiraan kemerdekaan bersama-sama. (*)
Penulis Mochammad Nor Qomari Editor Sayyidah Nuriyah











