Liputan

Panlih Siaga di Pemilihan Formatur IPM Kids Berlian Primary School

11
×

Panlih Siaga di Pemilihan Formatur IPM Kids Berlian Primary School

Sebarkan artikel ini


Selawe.com – Pemilihan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik (Berlian Primary School) resmi digelar pada Rabu, 19/8/26. Setelah rangkaian musyawarah ranting yang dimulai pada 22 Juli 2026, IPM Kids Berlian melangsungkan pemilihan 9 formatur dari 15 calon yang terdiri dari delegasi Kader Sang Pencerah, Al-Ma’un dan Tiwisada.

Pemilihan diikuti oleh seluruh murid dari kelas IV sampai VI dan guru karyawan Berlian Primary School. Sejumlah 383 pemilih memberikan gak suaranya yang selanjutnya menjadi penentu kepemimpinan IPM Kids periode selanjutnya.

Salah satu calon formatur yakni Alkana Yasmin Kamilia utusan Kader Sang Pencerah menyampaikan perasaannya di hari pemilihan.

“Deg-degan sekali Ustazah, semoga siapapun yang terpilih nanti bisa berkolaborasi untuk IPM Kids Berlian,” tutur murid Tahfidz Class Program itu.

Pemilihan dilaksanakan bertahap yang dimulai dari kelas IV, V dan VI. Dalam proses ini tim panitia pemilihan atau panlih bersinergi untuk melangsungkan pemilihan dengan tertib.

Strategi Pemilihan

Sebelas tim panlih yang dipimpin oleh Reyhan Syaddad Ar-Rayyan (Ketua IPM Kids Berlian periode 2025-2026) menyiapkan strategi pemilihan yang tertib, aman, nyaman dan menyenangkan. Terbagi menjadi empat tim yang terdiri dari tim ketertiban, registrasi, pengawas pemilihan dan pemberian tanda telah memilih. Bagian-bagian ini adalah bentuk pembelajaran sekaligus pengalaman yang tidak didapatkan di luar kelas.

Tim ketertiban yang terdiri dari Felix Reizo dan Rafandra Aqla bertugas mengatur antrian pemilih dalam proses registrasi. Alisha Maulida Wardhany dan Maryam Nakumi berkolaborasi dalam memastikan kesesuaian identitas pemilih. Adeeva Afsheen Myesha bertugas membagikan token, agar pemilihan tetap objektif dan transparan sehingga tidak ada suara ganda.

Selain itu Khaira Amanina, Maryam Qaisah dan Asma Amanina menjadi pengawas dalam proses pemilihan online. Sedangkan Cendani Galun Andara dan Gheisaki Kanaya memastikan bahwa tidak ada pemilih yang melakukan _vote_ lebih dari satu kali dengan memberikan tanda tinta ungu pada masing-masing murid dan guru serta karyawan yang telah memilih.

Fatma Hajar Islamiyah, M.Pd, Koordinator Bidang Kader Berlian Primary School sekaligus penulis mengajak murid-murid untuk belajar tentang dinamika organisasi. Mulai dari hal sederhana dalam manajemen kegiatan serta menyelaraskan aturan organisasi dengan kondisi dan potensi di lapangan.

Panitia pemilihan merupakan IPM Kids yang kini sudah belajar di level kelas VI. Sehingga menuntaskan amanah dan mengawal kadernya untuk regenerasi yang lebih baik.

Sistem Online

Pemilihan yang dilakukan dengan sistem online diakses melalui website sekolah. Sistem ini dibuat oleh Ahmad Nasafi, S.Pd. Menurutnya digitalisasi sudah sangat dengan murid, maka e-voting ini menjadi manifestasi penggunaan teknologi secara tepat.

“Dengan e-voting ini akan memudahkan dalam rekapitulasi data dan utamanya transparansi. Karena anak-anak juga sudah sangat dekat dengan teknologi, maka ini adalah sistem yang efisien untuk digunakan,” tutur koordinator bidang Information Technology atau IT Berlian Primary School.

Tidak kurang dari dua jam, pemilihan usai dilakukan dengan antusias utamanya bagi para murid. Mereka juga memberikan doa dan harapan. Salah satunya Pranaja Abyasa Pradipto, alumni Kader Sang Pencerah periode 2025-2026.

“Alhamdulillah saya sudah memilih, semoga IPM Kids periode selanjutnya bisa lebih baik dan yang terpilih bisa menjadi teladan,” ungkapnya sambil menunjukkan kelingking yang berwarna ungu tinta pertanda telah memilih. (*)

Penulis Fatma Hajar Islamiyah Editor Sayyidah Nuriyah