
Selawe.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik. Tiga pelajar Smamio mendapat kepercayaan menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kecamatan dalam upacara yang digelar di Lapangan Sunan Giri, Manyar, Gresik.
Ketiga siswa tersebut adalah Almira Kahaya K. dan Adinda Naura dari kelas XI-2, serta Amirul Zaky dari kelas XI-3. Ketiganya dipercaya menjalankan tugas sebagai bagian dari Paskibraka tingkat kecamatan.
Bagi ketiganya, kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus pengalaman berharga. Mereka tidak hanya dituntut memiliki kesiapan fisik dan keterampilan baris-berbaris, tetapi juga belajar membangun kedisiplinan, kekompakan, ketangguhan, serta rasa tanggung jawab.
Keterlibatan siswa Smamio dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk pembelajaran nyata di luar kelas. Melalui pengalaman ini, mereka mendapat ruang untuk mengembangkan karakter kepemimpinan sekaligus membawa nama baik sekolah di tengah masyarakat.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Smamio, Khinanjar Widiartama, S.Pd., menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya ketiga siswa tersebut. “Menjadi bagian dari Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Kami bangga atas terpilihnya tiga siswa Smamio untuk mewakili sekolah di tingkat kecamatan,” ujarnya.
“Semoga pengalaman ini menjadi ruang bagi mereka untuk belajar tentang disiplin, tanggung jawab, ketangguhan, dan kepemimpinan. Tampilkan yang terbaik, jaga nama baik diri, keluarga, dan Smamio. Semoga mampu menjalankan amanah dengan penuh semangat dan memberikan inspirasi bagi teman-teman lainnya,” imbuhnya.
Salah satu peserta, Adinda Naura (XI-2), mengaku bersyukur dan bangga mendapat kesempatan menjadi bagian dari Paskibraka tingkat kecamatan.
“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga bisa mendapat kesempatan menjadi bagian dari Paskibraka tingkat kecamatan. Awalnya tentu ada rasa gugup karena membawa nama sekolah, tetapi saya menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk belajar lebih disiplin dan bertanggung jawab. Saya ingin memberikan yang terbaik dan semoga pengalaman ini bisa menjadi kenangan sekaligus pelajaran berharga untuk saya ke depannya,” katanya.
Keikutsertaan Almira Kahaya K., Adinda Naura, dan Amirul Zaky menunjukkan bahwa prestasi siswa tidak hanya diwujudkan melalui pencapaian akademik. Keberanian mengambil tanggung jawab, berdisiplin, dan berkontribusi dalam kegiatan masyarakat juga menjadi bagian penting dari proses pendidikan dan pengembangan karakter.
Melalui pengalaman tersebut, Smamio berharap ketiganya semakin tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Semangat mereka diharapkan dapat menginspirasi siswa Smamio lainnya untuk berani mengambil kesempatan dan memberikan kontribusi terbaik bagi sekolah maupun lingkungan sekitar. (*)
Penulis Fitri Dewi Sundari Editor Sayyidah Nuriyah






