Liputan

Resmi Dilantik, Ketua Baru IPM SMAMIO Usung Tema Jadi Navigator Perubahan

16
×

Resmi Dilantik, Ketua Baru IPM SMAMIO Usung Tema Jadi Navigator Perubahan

Sebarkan artikel ini
IPM Smamio
Prosesi pelantikan PR IPM Smamio dan penandatangan berita acara

Selawe.com – Menjadi pemimpin bukan sekadar memegang jabatan, melainkan tentang keberanian menentukan arah dan membawa perubahan. Semangat inilah yang diusung Dicky Arya Senna dalam mengawali kepemimpinannya sebagai Ketua Umum Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik (periode 2026–2027.

Bersama kepengurusan baru, ia membawa tema Navigator Perubahan: Visi, Inovasi, dan Kolaborasi sebagai arah gerak organisasi ke depan.

Dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Cordoba Convention Hall, Sabtu (7/11/2026), Senna – panggilan akrabnya resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum, didampingi Hasna Nadhifa Salma sebagai Sekretaris Umum.

Smamio
Prosesi pelantikan PR IPM Smamio dan penandatangan berita acara

Prosesi Pelantikan dilakukan oleh Ipmawan Ulil Albab dari Bidang Advokasi Pimpinan Daerah IPM Gresik. Prosesi tersebut sekaligus menjadi momentum serah terima jabatan dari Ketua Umum sebelumnya, Khatarisma Indah Nur Fadhila, dan Sekretaris Umum Habibullah Zidan El Faza kepada kepengurusan yang baru.

Dalam sambutan perdananya, Senna menegaskan bahwa amanah sebagai pengurus IPM bukan semata-mata tentang jabatan, melainkan kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan menjadi teladan bagi pelajar lainnya.

“Menjadi pengurus IPM bukan soal jabatan, melainkan tentang belajar dan menjadi teladan bagi teman-teman pelajar lainnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa terdapat tiga prinsip utama yang menjadi landasan kepengurusan, yakni visi, inovasi, dan kolaborasi.

Visi menjadi penentu arah organisasi dalam mewujudkan IPM sebagai ruang yang nyaman bagi setiap pelajar untuk berkembang dan berakhlak mulia. Inovasi diperlukan agar organisasi mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui ide-ide segar, program kreatif, serta pemanfaatan teknologi.

Sementara itu, kolaborasi menjadi kunci untuk membangun gerakan yang melibatkan seluruh bidang, pihak sekolah, dan Pimpinan Daerah IPM.

“Kita tidak akan bisa berjalan sendiri. Maka dari itu, mari kita buang ego masing-masing, berjuang bersama, dan menciptakan perubahan yang nyata,” pesannya kepada seluruh pengurus.

Di akhir sambutannya, Senna turut memohon doa, arahan, dan bimbingan dari jajaran guru agar seluruh pengurus dapat menjalankan amanah dengan baik.

Ia juga mengajak rekan-rekan seperjuangannya untuk memulai langkah baru dengan penuh semangat dan membuktikan bahwa IPM mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi sekolah maupun ikatan.

Penulis Novania WulandariEditor Ichwan Arif.