Liputan

Fokuskan Pemantapan Ibadah Salat, Spemdalas Gelar Baitul Arqam

15
×

Fokuskan Pemantapan Ibadah Salat, Spemdalas Gelar Baitul Arqam

Sebarkan artikel ini
Darul Arqam

Wakil Kepala Sekolah Bidang Ismuba Ain Nurwindasari, M.IRKH. saat menyampaikan sambutan Baitul Arqam

Selawe.com – Suasana sejuk dengan langit mendung seolah menjadi pengantar ketenangan bagi SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik saat menyelenggarakan Baitul Arqam Siswa Putra Kelas IX.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (23–24/1/2026) ini diikuti oleh 96 siswa putra kelas IX dengan penuh khidmat dan antusias.

Baitul Arqam dirancang sebagai ruang refleksi dan penguatan pondasi ibadah, khususnya salat. Spemdalas menegaskan komitmennya bahwa menjelang kelulusan, siswa tidak hanya dipersiapkan secara akademik, tetapi juga dikuatkan secara spiritual sebagai bekal menjalani fase kehidupan berikutnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan screening bacaan salat dan dzikir, meliputi doa iftitah, bacaan rukuk, sujud, i’tidal, duduk di antara dua sujud, tasyahud, sholawat, hingga doa setelah salat t yang dilakukan oleh pendamping dilantai 2 masjid Taqwa Spemdalas.

Pendamping menyimak bacaan doa salat dan dzikir satu persatu. siswa dibimbing membaca dengan tartil dan benar, sekaligus diajak memahami maknanya, agar sholat tidak sekadar menjadi rutinitas, melainkan ibadah yang menghadirkan kesadaran dan kekhusyukan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembiasaan dzikir setelah salat Ashar yang dilaksanakan di lantai 2 Masjid At-Taqwa Spemdalas. Suasana masjid yang tenang menjadi ruang pembelajaran spiritual, tempat siswa melatih ketertiban, kebersamaan, dan kekhusyukan dalam beribadah berjamaah.

Siswa Spemdalas
Kegiatan Baitul Arqam Spemdalas Jumat–Sabtu (23–24/1/2026) ini diikuti oleh 96 siswa putra kelas IX

Kualitas Ibadah

Memasuki malam hari, selepas salat Isya, Spemdalas menghadirkan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur Aditama, S.Pd.I., M.Pd.I.sekaligus guru SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik.

Dalam materinya tentang memperbaiki kualitas ibadah, ia mengajak para siswa untuk menjadikan sholat sebagai kebutuhan jiwa. Salat, menurutnya, bukan sekadar kewajiban yang ditunaikan, tetapi sumber kekuatan yang membentuk karakter dan akhlak seorang muslim.

Siswa kelas IX Baghdad Oktarian Dwi Kirana mengaku sengaja ikut untuk mendapatkan ilmu dan materi kegiatan ini.

“Selepas tadi screening bacaan sholat dan dzikir yang salah dan membuat ibadah lebih khusyuk,” pungkasnya.

Menurut Rian salat sangat penting, “Salat kewajiban kita umat muslim dan harus kita kerjakan dengan khusyuk,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Ismuba Ain Nurwindasari, M.IRKH. menyampaikan bahwa Baitul Arqam kelas IX putra dilaksanakan sebagai bentuk penguatan karakter keislaman siswa menjelang kelulusan.

“Salat dipilih sebagai fokus utama karena merupakan ibadah pokok yang menjadi tolok ukur kualitas keislaman seseorang,” ujarnya.

Ia menambahkan, sekolah memandang perlu adanya pemantapan bacaan dan ketertiban gerakan sholat agar siswa tidak hanya menjalankan salat sebagai rutinitas, tetapi melaksanakannya sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Melalui Baitul Arqam ini, Spemdalas ingin memastikan bahwa bekal ibadah dasar siswa benar-benar kuat sebelum mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Dia berharap setelah mengikuti kegiatan ini, siswa kelas IX putra menunjukkan peningkatan kualitas ibadah, khususnya sholat yang lebih tertib, benar bacaannya, dan dilakukan dengan kesadaran penuh.

“Selain itu, diharapkan tumbuh sikap disiplin, tanggung jawab, serta keteladanan dalam beribadah, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat. Salat diharapkan menjadi pengontrol akhlak dan perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Melalui Baitul Arqam ini, harapnya, Spemdalas kembali menegaskan pesan bahwa ilmu dan iman harus berjalan beriringan. Di tengah suasana mendung yang menenangkan, para siswa justru diajak menyalakan cahaya dalam diri—cahaya ibadah yang diharapkan menjadi bekal sepanjang hayat. (*)

Penulis M Nor Qomari. Editor Ichwan Arif.