Liputan

Siswa Spemdalas dan Mahasiswa Asal Tiongkok Belajar Batik Pitutur Cerme

24
×

Siswa Spemdalas dan Mahasiswa Asal Tiongkok Belajar Batik Pitutur Cerme

Sebarkan artikel ini
Spemdalas
Siswa ICP Spemdalas dan mahasiswa Zhejiang University, Hangzhou, Tiongkok Ms. Chenyang Lou (Lily) sedang membatik di Batik Pitutur yang berlokasi di Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jumat (30/1/2026).

Selawe.com – Dalam upaya menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan berakar pada kearifan lokal, siswa International Class Program (ICP) SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik melaksanakan kunjungan edukatif ke Batik Pitutur yang berlokasi di Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jumat (30/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Smart Talk with Foreigner dengan mahasiswa Zhejiang University, Hangzhou, Tiongkok Ms. Chenyang Lou (Lily) yang turut belajar langsung proses membatik bersama siswa.

Koordinator ICP Spemdalas Wiwik, S.Pd. menyampaikan melalui kegiatan ini, siswa diajak mengenal batik tidak hanya sebagai karya seni, tetapi juga sebagai warisan budaya yang sarat nilai, sejarah, dan kearifan lokal.

“Siswa yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Kafhaya Tsabita Ardhana (kelas 9 Granada), Meilanie Alma Putri (kelas 9 Hadramaut), Rashanah Apta Hariadi (kelas 8 Germanium), dan Zaleandra Revandityo Tyaga (kelas 8 Ferrum),” katanya.

Dia menuturkan, kegiatan membatik di Cerme menjadi ruang kolaborasi budaya antara mahasiswa China dan siswa ICP. Melalui proses kreatif ini, para peserta saling belajar, berbagi pengalaman, serta menumbuhkan apresiasi terhadap warisan budaya Indonesia.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun pemahaman lintas budaya dan menumbuhkan semangat global dengan tetap menjunjung nilai-nilai budaya lokal,” ungkapnya.

Batik
Siswa ICP Spemdalas melaksanakan kunjungan edukatif ke Batik Pitutur yang berlokasi di Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik bersama dengan mahasiswa Zhejiang University, Hangzhou, Tiongkok Ms. Chenyang Lou (Lily), Jumat (30/1/2026).

Edukasi Membatik

Pemilik sekaligus pengelola Batik Pitutur Cerme, H. Ilham, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi membatik menjadi media efektif untuk mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda.

“Batik tidak sekadar kain bermotif, tetapi juga menyimpan nilai identitas dan pesan budaya yang diwariskan lintas generasi,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, siswa diperkenalkan pada proses pembuatan batik menggunakan teknik cap, mulai dari pengenalan motif, penggunaan alat cap, hingga proses pewarnaan kain. Keterlibatan langsung dalam setiap tahapan membuat pembelajaran berlangsung lebih interaktif dan bermakna.

Ms. Lily mengapresiasi batik Indonesia sebagai karya seni yang menuntut ketelitian, kekompakan, dan pemahaman proses.

Kehadirannya memberikan pengalaman lintas budaya yang berharga serta memperkaya wawasan siswa tentang bagaimana budaya lokal Indonesia dipelajari dan diapresiasi secara global. (*)

Penulis Desy Suryani. Editor Ichwan Arif.